<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Deiksis Persona dan Sosial dalam Novel Bergenre Teenlit</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Rayhana</mods:namePart><mods:namePart type="family">Tuqolbi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan deiksis di dalam karya sastra yang lebih bervariasi dibandingkan dengan penggunaan deiksis dalam karya tulis ilmiah atau akademis. Masalah penelitian ini adalah apa saja acuan dan jenis deiksis persona dan sosial dalam novel bergenre teenlit. Tujuan penelitian ini ada dua, yaitu mendeskripsikan (1) acuan dan jenis deiksis persona, (2) acuan dan jenis deiksis sosial yang terdapat dalam novel bergenre teenlit. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode linguistik korpus, yaitu menggunakan aplikasi KORTARA. Data penelitian ini adalah tuturan para tokoh yang di dalamnya terdapat deiksis persona dan sosial dalam novel bergenre teenlit. Data dikumpulkan menggunakan aplikasi KORTARA dengan memilih fitur filter kalimat. Langkah-langkah analisis data penelitian, yaitu menentukan data yang merupakan penggunaan deiksis persona dan sosial dalam novel bergenre teenlit dan menganalisis acuan dan jenis deiksis persona dan sosial yang ditemukan dalam novel bergenre teenlit. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, ditemukan enam acuan dan lima belas jenis deiksis persona yang terdapat dalam novel bergenre teenlit, yaitu deiksis persona pertama tunggal, deiksis persona pertama jamak, deiksis persona kedua tunggal, deiksis persona kedua jamak, deiksis persona ketiga tunggal, deiksis persona ketiga jamak. (1) Deiksis persona pertama tunggal terdiri atas saya, aku, -ku, dan gue. (2) Deiksis persona pertama jamak terdiri kita dan kami. (3) Deiksis persona kedua tunggal terdiri atas anda, kamu, -mu, kau, dan lo. (4) Deiksis persona kedua jamak terdiri atas kalian. (5) Deiksis persona ketiga tunggal terdiri atas dia dan -nya. (6) Deiksis persona ketiga tunggal terdiri mereka. Kedua, ditemukan sepuluh acuan dan dua puluh lima jenis deiksis sosial yang terdapat dalam novel bergenre teenlit, yaitu (1) Orang tua perempuan atau guru perempuan penutur terdiri atas mama, bunda, nyokap, ibu. (2) Orang tua laki-laki dan guru laki-laki terdiri atas papa, ayah, bokap, bapak. (3) Perempuan atau laki- laki yang umurnya sebaya dengan penutur terdiri atas bro. (4) Seseorang yang umurnya lebih muda dari penutur terdiri atas anak, neng. (5) Perempuan yang umurnya lebih tua dari penutur terdiri atas mbok, tante, bibi. (6) Laki-laki yang umurnya lebih tua dari penutur terdiri atas om, mang. (7) Seseorang yang umurnya sedikit lebih tua dari penutur terdiri atas mas, kakak, bang. (8) Seseorang yang disegani atau dihormati oleh penutur terdiri atas nyonya, aden, tuan. (9) Seseorang yang umurnya jauh lebih tua dari penutur terdiri atas nenek, kakek. (10) Seseorang yang umurnya jauh lebih muda dari penutur terdiri atas cucu</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">PN Literature (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri padang;Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>