%D 2025 %T Gambaran Perilaku Cyberbullying pada Siswa %L repounp49040 %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan media sosial di kalangan siswa yang tidak hanya memberikan dampak positif, tetapi juga memunculkan berbagai masalah seperti berkembangnya perilaku cyberbullying. Cyberbullying merupakan bentuk perundungan yang dilakukan melalui media digital atau internet seperti media sosial atau platform digital lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran perilaku cyberbullying pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu keseluruhan siswa kelas VIII dan IX SMP Negeri 1 Sawahlunto Tahun Ajaran 2025/2026 dengan jumlah 234 siswa. Data yang diperoleh dengan cara memberikan instrumen penelitian berupa kuesioner perilaku cyberbullying kepada siswa/i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perilaku cyberbullying siswa pada umumnya berada pada kategori sedang dengan persentase 55,10% siswa berada pada kategori tersebut. 2) Perilaku cyberbullying pada siswa berdasarkan bentuk flaming berada pada kategori sedang dengan persentase 61,87%. 3) Perilaku cyberbullying pada siswa berdasarkan bentuk harassment berada pada kategori sedang dengan persentase 59,49%. 4) Perilaku cyberbullying pada siswa berdasarkan bentuk denigration berada pada kategori sedang dengan persentase 53,89%. 5) Perilaku cyberbullying pada siswa berdasarkan bentuk impersonation berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 17,18%. 6) Perilaku cyberbullying pada siswa berdasarkan bentuk outing and trickery berada pada kategori sedang dengan persentase 54,47%. 7) Perilaku cyberbullying pada siswa berdasarkan bentuk exclusion berada pada kategori sedang dengan persentase 57,11%. 8) Perilaku cyberbullying pada siswa berdasarkan bentuk cyberstalking berada pada kategori sedang dengan persentase 57,44%. 8) Perilaku cyberbullying pada siswa berdasarkan bentuk happy slapping berada pada kategori rendah dengan persentase 36,90%. Berdasarkan temuan penelitian, guru bimbingan dan konseling dapat memberikan layanan informasi, konseling individual, dan bimbingan kelompok guna meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak perilaku cyberbullying %K CYBERBULLYING %I Universitas Negeri Padang %A Ulya Ruhamah