@phdthesis{repounp49002, title = {Resiliensi Siswa Korban Bullying Ditinjau dari Jenis Kelamin}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2026}, author = {Febrian, Rio}, keywords = {RESILIENSI SISWA KORBAN BULLYING}, abstract = {Bullying merupakan fenomena serius di lingkungan pendidikan yang memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental dan prestasi akademik siswa. Resiliensi menjadi salah satu kemampuan penting yang membantu siswa korban bullying untuk bangkit dan beradaptasi dari pengalaman traumatis. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa jenis kelamin mempengaruhi tingkat resiliensi melalui perbedaan peran sosial, strategi koping, dan norma maskulinitas atau feminitas. Berdasarkan studi awal di SMKN 1 Bungo, ditemukan beberapa siswa mengalami bullying berupa cemohan, pengucilan, penyebaran fitnah, dan kontak fisik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan resiliensi siswa korban bullying di SMKN 1 Bungo, dan (2) menguji perbedaan resiliensi siswa korban bullying ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif komparatif. Subjek penelitian berjumlah 80 siswa yang teridentifikasi sebagai korban bullying melalui instrumen bullying, terdiri dari 45 siswa laki-laki dan 35 siswa perempuan dari kelas XI dan XII SMKN 1 Bungo. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria siswa aktif dan teridentifikasi sebagai korban bullying. Instrumen penelitian berupa kuesioner resiliensi yang dikembangkan berdasarkan teori Reivich \& Shatte (2002). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Secara keseluruhan resiliensi siswa korban bullying di SMKN 1 Bungo berada pada kategori sedang (52\%), (2) Hasil uji independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara resiliensi siswa laki-laki dan perempuan dengan nilai signifikansi 0,000 (p {\ensuremath{<}} 0,05), Resiliensi siswa korban bullying di SMKN 1 Bungo tergolong baik dengan mayoritas berada pada kategori sedang. Terdapat perbedaan signifikan resiliensi berdasarkan jenis kelamin. Berdasarkan temuan pada penelitian, guru BK dapat memberikan layanan seperti layanan informasi, layanan konseling individual, dan layanan konseling kelompok guna mempertahankan serta meningkatkan resiliensi siswa}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/49002/} }