<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Pengembangan E-Modul Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Materi Pencak Silat Berbasis Multimedia untuk Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Septian</mods:namePart><mods:namePart type="family">Afandi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Padang, 2024. 120 halaman. Bahan ajar merupakan bagian terpenting pada proses pembelajaran yang tidak terlepas dari perhatian pendidik maupun siswa. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk dapat dapat memvariasikan bahan ajar lebih menarik, salah satunya dengan merancang dan mengembangkan modul menjadi MultimediaPJOK pada materi yang akan diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan model multimedia untuk bahan ajar PJOK. (2) Mengetahui kevalidan multimedia untuk bahan ajar pembelajaran PJOK. (3) Mengetahui kepraktisan dan keefektifan produk multimedia sebagai bahan ajar pembelajaran PJOK kelas X SMA N 3 Rejang Lebong. (4) Mengimplementasikan multimedia sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&amp;D), dengan model pengembangan ADDIE. Model pengembangan ini terdiri dari 5 tahap, yaitu (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation dan Evaluation. Validitas produk dapat dilihat dari aspek kelayakan isi, konstruksi (kelengkapan materi dan media), serta penggunaan bahasa. Praktikalitas produk dilihat dari aspek kemudahan dalam proses penggunaan, serta pemahaman konsep dan materi. Efektivitas penggunaan produk dinilai dari aspek kemampuan berpikirkritis siswa. Instrumen yang digunakan dalam uji validitas, praktikalitas, dan efektivitas menggunakan angket dengan skala Likert dan dianalisis dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Menghasilkan bahan ajar PJOK dalam bentuk multimedia pada materi pencak silat kelas X. (2) Menghasilkan bahan ajar multimedia PJOK dengan kualitas produk valid, praktis, dan efektif. Hasil validitas produk oleh 3 orang dosen diperoleh hasil 85,4% dengan kategori sangat valid. Hasil praktikalitas produk oleh 2 orang pendidik diperoleh hasil 98,6% dengan kategori sangat praktis dan 30 orang siswa diperoleh hasil 92% dengan kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan bahan ajar multimedia PJOK kelas X SMA memenuhi kriteria valid. Hasil uji pre-test siswa sebelum menggunakan produk 74,4% dibawah KKM, setelah penggunaan produk multimedia saat post-test meningkat menjadi 88,10% diatas KKM hal ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC5201 Education extension. Adult education. Continuing education</mods:classification><mods:classification authority="lcc">S Sport</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2024</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FIK UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>