<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Studi Tingkat Kebugaran Jasmani Peserta Didik Fase C Sekolah Dasar Negeri 19 Sungai Tanang Kabupaten Agam.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Robby</mods:namePart><mods:namePart type="family">Aditya</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya tingkat kebugaran jasmani peserta didik di SD Negeri 19 Sungai Tanang yang terlihat dari kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan oleh peserta didik baik dalam lingkungan sekolah maupun diluar sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani peserta didik di SD Negeri 19 Sungai Tanang, Kabupaten Agam. Rendahnya aktivitas fisik dan gaya hidup kurang aktif dapat berdampak pada menurunnya tingkat kebugaran jasmani peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian seluruh peserta didik fase C. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) yang disesuaikan dengan kelompok usia peserta didik sekolah dasar, meliputi tes lari, kekuatan, daya tahan dan kelincahan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan nilai rata-rata, persentase, serta kategori tingkat kebugaran jasmani peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani peserta didik berada pada beberapa kategori, yaitu sangat kurang, kurang, sedang, dan baik, dengan mayoritas peserta didik berada pada kategori sedang dengan rata-rata 15,47. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa diperlukan upaya peningkatan kebugaran jasmani melalui pembelajaran PJOK yang lebih efektif, peningkatan aktivitas fisik yang terprogram, serta dukungan dari pihak sekolah dan orang tua agar peserta didik dapat memiliki tingkat kebugaran jasmani yang lebih baik.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">S Sport</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Penddikan Pancasila dan Kewarganegaraan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>