%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Pabela, Tiara %A FPK UNP, %B Psikologi FPK UNP %D 2026 %F repounp:48975 %I Universitas Negeri Padang %T Kontribusi Parental Phubbing terhadap Risiko Kecanduan Smartphone pada Remaja di Sumatera Barat %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48975/ %X Kecanduan smartphone pada remaja menjadi permasalahan nyata di era digital, salah satu provinsi di Indonesia yaitu Sumatera Barat sebesar 72,1% remaja usia 15-17 tahun teridentifikasi dalam kategori kecanduan. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi ini adalah parental phubbing, yaitu ketika orang tua mengabaikan anak karena lebih fokus pada penggunaan smartphone. Kebutuhan emosional sangat penting bagi remaja, ketika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi akibat perilaku tersebut, remaja bisa mencari kompensasi melalui hal lain, dan yang paling mudah adalah melalui penggunaan smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi parental phubbing ayah dan ibu, secara parsial dan simultan, terhadap risiko kecanduan smartphone pada remaja di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 360 remaja berusia 15-19 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online dengan dua instrumen, yaitu Smartphone Addiction Scale-Short Version (SAS-SV) dari Kwon et al (2013) dengan reliabilitas α 0,821, dan Parental Phubbing Scale (PPS) dari Pancani et al (2020) yang mengukur phubbing ayah dan ibu secara terpisah. Validitas instrumen diuji melalui daya diskriminasi aitem (r≥ 0,30) dan analisis data menggunakan regersi linear berganda dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parental phubbing ayah dan ibu, baik secara parsial maupun simultan, berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap risiko kecanduan smartphone pada remaja, dengan kontribusi simultan sebesar 79,7% (Adjusted R2 = 0,797). Kesimpulannya bahwa semakin tinggi parental phubbing, semakin besar risiko kecanduan smartphone pada remaja.