%D 2026 %T Penyesuaian Diri Mahasiswa Ditinjau dari Asal Daerah Perkotaan dan Perdesaan %L repounp48973 %X Mahasiswa diharapkan mampu menyesuaikan diri agar dapat menghadapi masa krusial di awal perkuliahan. Namun, kenyataannya masih terdapat mahasiswa yang kurang optimal dalam menyesuaikan diri. Salah satu faktor yang mempengaruhi hal tersebut ialah asal daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran penyesuaian diri mahasiswa secara keseluruhan, berdasarkan asal daerah, serta menguji perbedaan penyesuaian diri mahasiswa asal daerah perkotaan dan perdesaan. Metode penelitian ini ialah kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Populasi penelitian ialah mahasiswa S1 FIP UNP angkatan 2024 yang berasal dari wilayah Sumatera Barat sebanyak 1240 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate random sampling, dengan jumlah 303 orang. Data diperoleh melalui pengadministrasian instrumen berupa kuesioner penyesuaian diri yang disusun berdasarkan skala model Likert dengan lima alternatif jawaban. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan independent sample t-test (uji beda) yang diolah dengan alat bantu Ms.Excel serta SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara keseluruhan mahasiswa memiliki penyesuaian diri tinggi, (2) penyesuaian diri mahasiswa asal daerah perkotaan tinggi, (3) penyesuaian diri mahasiswa asal daerah perdesaan sedang, dan (4) hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) artinya terdapat perbedaan signifikan antara penyesuaian diri mahasiswa asal daerah perkotaan dan perdesaan. Implikasi layanan bimbingan dan konseling dalam membantu penyesuaian diri mahasiswa mencakup penyelenggaraan layanan orientasi, informasi, penguasaan konten, serta bimbingan dan konseling kelompok %K PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA %I Universitas Negeri Padang %A Fitri Desrianti