<mets:mets OBJID="eprint_48954" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-10-08T16:10:42Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Negeri Padang</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_48954_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Motif Sekolah Menerapkan Pembatasan Penggunaan Ponsel: Studi Kasus Siswa SMAN 10 Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fikry</mods:namePart><mods:namePart type="family">Awaludin</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini mengkaji tentang motif sekolah dalam menerapkan pembatasan penggunaan ponsel (studi kasus: siswa SMAN 10 Padang). Fenomena penggunaan ponsel di kalangan remaja saat ini menunjukkan intensitas yang cukup tinggi, bahkan mengganggu proses pembelajaran di sekolah. Penggunaan ponsel yang tidak terkontrol seringkali menimbulkan berbagai permasalahan, seperti menurunnya konsentrasi belajar, rendahnya disiplin, serta berkurangnya interaksi sosial antar siswa. Oleh karena itu, sekolah mengambil langkah kebijakan berupa pembatasan penggunaan ponsel sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah Teori Fenomenologi oleh Alfred Schutz. Berdasarkan pendapat Schutz alasan atas tindakan seseorang dibedakan menjadi dua tipe motif, yaitu motif tujuan (in-order-to) dan motif sebab (because). Motif tujuan adalah alasan mengapa seorang aktor melakukan tindakan tertentu, tindakan dilakukan untuk mencapai beberapa tujuan atau kejadian di masa depan. Sedangkan, motif sebab adalah penglihatan pada faktor-faktor masa lalu (misalnya, latar belakang pribadi, jiwa individu, lingkungan) yang menyebabkan individu berperilaku seperti yang mereka lakukan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Pengumpulan data menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 22 orang, dengan kreteria kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif sekolah menerapkan pembatasan penggunaan dapat dikalsifikasikan ke dalam dua bentuk motif, yaitu motif sebab (because of motive) dan motif tujuan (in order to motive). Motif sebab berkaitan dengan pengalaman masa lalu instasi sekolah yang melatar belakangi terbentuknya kebijakan pembatasan penggunan ponsel, seperti adanya surat edaran dari dinas pendidikan Provinsi Sumatera Barat, kurangnya fokus siswa, kesehatasan siswa yang terganggu, kurangnya kreativitas siswa, menurunnya interaksi sosial siswa, paparan konten negatif dari ponsel, serta rendahnya disiplin siswa. Sementara itu, motif tujuan berkaitan dengan harapan yang ingin dicapai sekolah di masa depan melalui kebijakan tersebut, yaitu membentuk kebiasaan penggunaan ponsel yang lebih bijak, meningkatkan nilai dan prestasi siswa dan untuk meningkatkan minat belajar siswa.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HM Sociology</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Sosiologi FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_48954"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_48954_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repository Universitas Negeri Padang the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repository Universitas Negeri Padang does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repository Universitas Negeri Padang is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file OWNERID="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48954/1/final_4_Fikry_Awaludin_22058016_6493_2026.pdf" SIZE="2070407" ID="eprint_48954_94076_1" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat xlink:type="simple" xlink:href="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48954/1/final_4_Fikry_Awaludin_22058016_6493_2026.pdf" LOCTYPE="URL"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_48954_mods" ADMID="TMD_eprint_48954"><mets:fptr FILEID="eprint_48954_document_94076_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>