<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Desain Modul Pembelajaran Fisika Terintegrasi Model Problem Based Learning pada Materi Energi Terbarukan Kelas X MA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nindi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Syakila</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas kepada sekolah dan guru dalam merancang pembelajaran. Namun, fleksibilitas ini menyebabkan perbedaan alokasi waktu pembelajaran di beberapa sekolah. Pada mata pelajaran fisika, beberapa Madrasah Aliyah memiliki alokasi waktu per minggu yang lebih sedikit dibandingkan dengan sekolah lainnya, hal ini menyebabkan peserta didik perlu dilatih untuk belajar secara mandiri. Sementara itu, capaian pembelajaran fisika Fase E menuntut peserta didik untuk berperan aktif dalam memberikan penyelesaian masalah. Oleh karena itu, diperlukan modul pembelajaran yang terintegrasi dengan model Problem-Based Learning (PBL) guna mendukung pembelajaran mandiri dan melatih peserta didik untuk berperan aktif dalam memberikan penyelesaian masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran fisika terintegrasi model PBL pada materi energi terbarukan untuk kelas X Madrasah Aliyah yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan 4D, yang meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar pedoman wawancara, angket analisis peserta didik, lembar validasi, dan lembar praktikalitas. Penilaian validitas modul dilakukan oleh 3 orang ahli dari Departemen Fisika. Penilaian praktikalitas modul dilakukan oleh 3 orang guru fisika dan 21 orang peserta didik MAN 3 Padang Panjang. Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil uji validitas modul menunjukkan nilai sebesar 0,92 dengan kategori sangat valid. Sedangkan hasil uji praktikalitas berdasarkan penilaian guru diperoleh rata-rata 97,22% dan peserta didik 93,20% dengan kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan e-modul yang dikembangkan sangat valid dan sangat praktis.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:classification authority="lcc">QC Physics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri padang;Pdd. Fisika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>