@phdthesis{repounp48783, month = {May}, title = {Systematic review Miskonsepsi dalam Dinamika Partikel: Identifikasi, Penyebab, dan Remediasi}, school = {Universitas Negeri padang}, year = {2026}, author = {Maliqi, Muhammad Faldi}, keywords = {MISKONSEPSI, DINAMIKA PARTIKEL, SYSTEMATIC REVIEW, VOSVIEWER, PRISMA}, abstract = {Pembelajaran fisika pada materi dinamika partikel masih menghadapi permasalahan serius berupa rendahnya pemahaman konseptual peserta didik yang ditandai dengan munculnya miskonsepsi. Miskonsepsi merupakan kesalahan pemahaman konsep yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah dan dapat menghambat siswa dalam memahami hubungan antara gaya, massa, dan gerak. Pada materi dinamika partikel, miskonsepsi sering terjadi pada konsep Hukum Newton, gaya dan resultan gaya, serta penerapan konsep dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan ini umumnya disebabkan oleh prakonsepsi siswa yang keliru, pengalaman sehari-hari yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah, serta pembelajaran yang masih berfokus pada hafalan rumus. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang sistematis untuk mengidentifikasi bentuk miskonsepsi, faktor penyebabnya, serta strategi yang efektif untuk meremediasi miskonsepsi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses). Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah yang terindeks Google Scholar dengan rentang tahun 2020-2025. Proses pengumpulan data dilakukan melalui tahapan identifikasi, screening, eligibility, dan inclusion untuk memperoleh artikel yang relevan sesuai dengan kriteria penelitian. Data yang telah terpilih kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola miskonsepsi, faktor penyebab, serta strategi remediasi yang digunakan dalam berbagai penelitian. Selain itu, analisis diperkuat dengan pendekatan bibliometrik menggunakan VOSviewer untuk memetakan tren dan keterkaitan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi paling dominan terjadi pada konsep Hukum Newton, gaya dan resultan gaya, serta aplikasi dinamika partikel. Bentuk miskonsepsi yang umum ditemukan meliputi anggapan bahwa benda yang bergerak selalu memerlukan gaya searah geraknya, kesalahan dalam memahami pasangan aksi-reaksi, serta kekeliruan dalam menentukan arah gaya sentripetal. Penyebab utama miskonsepsi berasal dari faktor siswa, terutama prakonsepsi yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah, diikuti oleh faktor metode pembelajaran, guru, dan buku teks. Strategi remediasi yang efektif meliputi penggunaan model pembelajaran aktif seperti inkuiri terbimbing dan model generatif, serta pemanfaatan media pembelajaran seperti simulasi interaktif dan E-LKPD. Hasil ini menunjukkan bahwa diperlukan penerapan pembelajaran yang inovatif dan berbasis konseptual untuk mengurangi miskonsepsi dan meningkatkan pemahaman siswa pada materi dinamika partikel.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48783/} }