%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Fajri, Muhamad %A Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, %B Pdd. Fisika FMIPA UNP %D 2025 %F repounp:48781 %I Universitas Negeri padang %K BAHAN AJAR DIGITAL, ETNOSAINS, PBL, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS %T Pengembangan Bahan Ajar Digital Pemanasan Global Terintegrasi Etno-PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48781/ %X Pembelajaran abad 21 menuntut siswa untuk memiliki kemampuan 4C yaitu berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi dan kreativitas. Pembelajaran ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi abad 21 yang harus memiliki kecakapan berpikir dan belajar. Pembelajaran abad 21 berorientasi pada pengembangan teknologi yang semakin modern dan canggih. Sehingga pada abad ini diperlukan keterampilan yang dapat dikembangkan siswa yaitu keterampilan berpikir kritis. Hasil studi pendahuluan memperlihatkan rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa. Bahan ajar digital terintegrasi Etno-PBL menjadi solusi atas permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menentukan analisis kebutuhan, tingkat validasi dan praktikalitas penggunaan bahan ajar digital pemanasan global terintegrasi Etno-PBL. Metode penelitian ini menggunakan penelitian research and development dengan menggunakan model pengembangan yang digunakan adalah model Hannafin & Peck. Objek penelitian yaitu bahan ajar digital pemanasan global terintegrasi Etno-PBL. Instrument penelitian meliputi instrument analisis kebutuhan, lembar angket validasi, dan praktikalitas. Sumber data validitas diperoleh melalui produk kepada dosen Fisika FMIPA UNP. Sumber data praktikalitas diperoleh dari siswa SMAN 1 V Koto Kampung Dalam. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah statistik deskriptif. Berdasarkan data yang telah dianalisis terdapat tiga hasil penelitian. Pertama, hasil analisis kebutuhan didapatkan bahwa keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa masih rendah, materi pemanasan global masih susah dipahami oleh siswa serta bahan ajar yang digunakan disekolah masih berbentuk cetak belum digital sehingga belum interaktif. Kedua, hasil validasi produk didaptkan nilai rata-rata sebesar 0,94 berada pada ketegori valid. Ketiga, hasil praktikalitas produk bahan ajar digital nilai rata-rata sebesar 89,5 berada pada kategori baik sekali untuk siswa dan rata-rata 94 dengan kategori baik sekali pada guru. Implikasi dari hasil penelitian, guru harus mengkontribusi keterampilan siswa melalui bahan ajar digital. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa bahan ajar digital terintegrasi Etno-PBL valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran.