<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Kesadaran Salat Berjamaah pada Siswa Kelas XI Fase F SMKN 2 Bukittinggi</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Arif</mods:namePart><mods:namePart type="family">Saputra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling mulia diwajibkan untuk mengenal Penciptanya melalui ibadah, dengan salat sebagai rukun Islam kedua yang tidak boleh ditinggalkan, baik secara individu maupun berjamaah yang memiliki keutamaan pahala 27 kali lipat dan manfaat sosial dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta membentuk kedisiplinan spiritual. Dalam konteks pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat, pembiasaan salat sejak dini krusial untuk menanamkan nilai keagamaan, namun tantangan seperti kurangnya kesadaran remaja dan perhatian orang tua sering menyebabkan pengabaian ibadah ini. Di SMKN 2 Bukittinggi, sebagai institusi yang menekankan keterampilan praktis dan karakter kerja, program salat berjamaah pada waktu Zuhur dan Asar dilaksanakan dengan perhatian penuh oleh guru untuk siswa. Temuan awal menunjukkan mayoritas siswa masih lalai atau bahkan tidak melaksanakan salat, sehingga penelitian ini penting untuk mengkaji upaya meningkatan kesadaran dan pelaksanaan salat berjamaah di lingkungan sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran guru PAI sebagai Motivator dalam meningkatkan kesadaran siswa kelas XI Fase F terhadap pelaksanaan salat bejamaah di SMK Negeri 2 Bukittinggi. Menganalisis dan mendeskripsikan peran guru PAI sebagai Fasilitator dalam meningkatkan kesadaran siswa kelas XI Fase F terhadap pelaksanaan salat bejamaah di SMK Negeri 2 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan sumber data terdiri dari sebelas informan diantaranya delapan orang siswa, dua orang guru PAI dan satu wakil kurikulum. Teknik analisis data mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1)  Guru PAI berperan penting sebagai motivator dalam meningkatkan kesadaran salat berjamaah siswa, yaitu dengan peranan sebagai teladan, pembentuk kebiasaan. 2) Guru PAI berperan penting sebagai fasilitator dalam meningkatkan kesadaran salat berjamaah siswa, yaitu dengan peranan pemberi perhatian, dan pemberi nasihat. Dengan peran aktif guru PAI, kesadaran spiritual siswa dapat ditingkatkan melalui pendekatan pembinaan yang efektif di lingkungan sekolah.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">BL Religion</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Agama Islam FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>