%D 2026 %T Implementasi Metode Pembelajaran Demonstrasi dalam Meningkatkan Keterampilan Praktik Penyelenggaraan Jenazah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 43 Padang %L repounp48714 %X Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penggunaan metode pembelajaran yang tepat dalam meningkatkan keterampilan praktik siswa, khususnya pada materi penyelenggaraan jenazah yang bersifat aplikatif. Pembelajaran yang hanya berfokus pada teori cenderung membuat siswa kurang memahami secara mendalam tahapan-tahapan penyelenggaraan jenazah, seperti memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman langsung kepada siswa, salah satunya adalah metode demonstrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Implementasi metode pembelajaran demonstrasi dalam meningkatkan keterampilan praktik penyelenggaraan jenazah siswa, (2) Respons siswa terhadap penerapan metode demonstrasi, dan (3) Faktor pendukung serta penghambat dalam penerapan metode pembelajaran demonstrasi di kelas VIII SMP Negeri 43 Padang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran PAI yang lebih efektif dan bermakna. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, dan siswa kelas VIII SMP Negeri 43 Padang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode pembelajaran demonstrasi telah dilaksanakan secara sistematis melalui tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode ini terbukti mampu meningkatkan keterampilan praktik siswa karena memberikan pengalaman belajar yang nyata dan melibatkan siswa secara aktif. Respons siswa terhadap metode demonstrasi secara umum sangat positif, siswa merasa pembelajaran lebih menarik, mudah dipahami, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam praktik. Adapun faktor pendukung dalam penerapan metode ini meliputi kompetensi guru, ketersediaan sarana dan prasarana, antusiasme siswa, serta dukungan pihak sekolah. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, keterbatasan alat praktik, perbedaan kemampuan siswa, faktor psikologis siswa, serta adanya keberatan dari sebagian orang tua terkait praktik tertentu. %I Universitas Negeri Padang %A Oki Asra Said