@phdthesis{repounp48664, month = {June}, title = {Implementasi Building Information Modeling (BIM-5D) pada Analisis Clash Detection dan Perhitungan Mutual Check 0\% (MC 0\%) Proyek Pembangunan Polder Sunter C (Studi Kasus: Pembangunan Polder / Pompa KBN, Sunter C, Greenville (RW13), dan IKPN Bintaro)}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2025}, author = {Farras, Farras}, abstract = {Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang sering terjadi dalam pembangunan infrastruktur, yaitu perubahan volume pekerjaan atau penambahan anggaran yang disebabkan oleh ketidaksesuaian antara volume kontrak dengan volume pada gambar desain rencana. Proses Mutual Check 0\% (MC 0\%) diperlukan untuk mendapatkan volume riil berdasarkan gambar rencana, namun seringkali terlambat dilaksanakan dan dilakukan bersamaan dengan konstruksi berjalan. Hal ini menuntut estimator untuk bekerja dengan waktu yang singkat dan hasil yang akurat. Selain itu, adanya potensi clash (tabrakan) antara desain bangunan baru dengan utilitas eksisting juga dapat mengganggu proses pembangunan konstruksi. Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi perhitungan MC 0\% dalam proyek konstruksi dengan menerapkan teknologi berbasis Building Information Modelling (BIM). Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis terjadinya potensi clash pada desain bagunan baru dan untuk menyusun perhitungan volume MC 0\% serta estimasi biaya pekerjaan struktur menggunakan teknologi berbasis BIM. Dengan mengumpulkan data berupa Detail Engineering Design (DED), Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan Kurva S maka dapat dilakukan pemodelan 3D menggunakan bantuan software Autodesk Revit. Pemodelan 3D secara otomatis dapat mengeluarkan hasil dari volume pekerjaan (Quantity Take-Off) dan menganalisis potensi terjadinya clash antar elemen bangunan. Dengan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang telah ada maka dapat dilakukan perhitungan estimasi biaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada proyek pembangunan polder Sunter C ini, terdapat identifikasi terjadinya clash sebanyak 7 elemen antara desain struktur bangunan baru dengan kondisi eksisting bangunan dan selisih perhitungan estimasi biaya yang lebih rendah senilai Rp3.123.473.431,75 dari total estimasi biaya MC 0\% konvensional (manual), dengan tetap mempertahankan lingkup pekerjaan yang sama dan data pemodelan yang lebih akurat. Berdasarkan hasil pembahasan Implementasi BIM pada perhitungan MC 0\% proyek pembangunan Polder Sunter C dapat disimpulkan bahwa BIM dapat membentuk kolaborasi antar masing-masing stakeholders dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu pada proyek kosntruksi dengan representasi digital yang akurat dan terperinci. Dari penelitian ini dapat kita lihat pengimplementasian BIM 5D sangat memiliki peranan penting dalam sebuah proyek konstruksi, seperti efektitasnya dalam menganalisa potensi konflik antar elemen struktur, dan dapat menghindari terjadinya pekerjaan ulang (rework) hingga kegagalan struktur, memberikan efisiensi dalam perhitungan quantity material, mengeliminasi perhitungan item pekerjaan ganda (double counting), menhindari terjadinya human error pada viii kesalahan perhitungan volume pekerjaan, dan berkaitan pada revisi design yang lebih akurat, baik pada fase pra-konstuksi maupun fase pelaksanaan konstruksi.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48664/} }