TY - THES PB - Universitas Negeri padang AV - public A1 - Fitri, Yulisa Y1 - 2026/02// KW - AKLIMATISASI KW - PISANG KEPOK TANJUNG KW - KULTUR JARINGAN KW - MEDIA TANAM KW - - PERTUMBUHAN PLANLET M1 - Skripsi ID - repounp48652 N2 - Pisang Kepok Tanjung (Musa paradisiaca) merupakan varietas pisang bernilai ekonomi tinggi yang banyak diminati masyarakat dan berpotensi besar dalam mendukung ketahanan pangan. Salah satu kendala utama dalam pengembangan budidayanya adalah keterbatasan bibit unggul dalam jumlah besar dan seragam, sehingga teknik kultur jaringan menjadi solusi alternatif. Namun, tahap aklimatisasi planlet sering menjadi fase kritis yang menentukan keberhasilan pertumbuhan bibit. Media tanam berperan penting dalam menunjang adaptasi planlet dari kondisi in vitro ke in vivo. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai komposisi media tanam terhadap pertumbuhan pisang Kepok Tanjung pada tahap aklimatisasi, serta menjawab pertanyaan media tanam manakah yang paling efektif mendukung pertumbuhan planlet. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial berbasis Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas enam perlakuan media tanam, yaitu tanah (kontrol), cocopeat, arang sekam, tanah + cocopeat (2:1), tanah + arang sekam (2:1), serta tanah + cocopeat + arang sekam (2:1:1). Setiap perlakuan diulang empat kali dengan total 240 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi persentase daya hidup planlet, tinggi tanaman, lebar daun, panjang daun, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, serta berat segar dan berat kering tanaman. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji DNMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter pertumbuhan planlet pisang Kepok Tanjung. Perlakuan tanah + arang sekam (2:1) memberikan hasil terbaik dengan persentase daya hidup 95%, tinggi planlet 19,94 cm, diameter batang 9,95 mm, panjang akar 25,25 cm, serta berat segar dan kering tertinggi. Media arang sekam tunggal menunjukkan performa terendah pada hampir seluruh parameter. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media tanam campuran tanah dan arang sekam (2:1) merupakan komposisi paling efektif untuk mendukung pertumbuhan dan viabilitas planlet pisang Kepok Tanjung pada tahap aklimatisasi. UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48652/ TI - Pengaruh berbagai Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan Pisang Kepok Tanjung (Musa paradisiaca) pada Tahap klimatisasi ER -