<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan dengan Menggunakan Aplikasi Game Edukasi Secil bagi Anak Disabilitas Intelektual: Classroom Action Research di Kelas V SLB Negeri Muaro Jambi</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Retno</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kurniati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini didasari oleh temuan di lapangan yang menunjukkan masih rendahnya keterampilan membaca permulaan pada peserta didik disabilitas intelektual ringan di kelas V SLB Negeri Muaro Jambi. Faktor utama rendahnya kemampuan ini adalah proses pembelajaran yang cenderung monoton dan kurangnya pemanfaatan media interaktif, sehingga partisipasi serta antusiasme siswa dalam belajar menjadi terbatas. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas penggunaan aplikasi Game Edukasi Secil dalam mengoptimalkan kemampuan membaca permulaan bagi peserta didik tersebut. Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research yang bersifat reflektif dan kolaboratif. Prosedur penelitian dilaksanakan secara sistematis mengikuti siklus tindakan yang meliputi tahapan perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Subjek penelitian melibatkan dua orang peserta didik dengan hambatan intelektual berinisial MR dan MD. Implementasi tindakan dilakukan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus mencakup empat kali pertemuan tatap muka Hasil penelitian menunjukkan adanya tren peningkatan kemampuan membaca yang signifikan. Berdasarkan data awal (pre-test), skor yang diperoleh MR sebesar 35% dan MD sebesar 30%. Setelah pemberian tindakan pada Siklus I, kemampuan membaca meningkat menjadi 63% untuk MR dan 55% untuk MD. Capaian ini terus berkembang pada Siklus II dengan hasil akhir mencapai 88% bagi MR dan 82% bagi MD. Secara akumulatif, kemampuan membaca MR meningkat sebesar 53% dan MD meningkat sebesar 52%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Game Edukasi Secil efektif dalam meningkatkan kompetensi membaca permulaan bagi anak disabilitas intelektual</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC Special aspects of education</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Luar Biasa FIP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>