%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Nursaidah, Nursaidah %A FIP UNP, %B Pendidikan Luar Biasa FIP UNP %D 2026 %F repounp:48622 %I Universitas Negeri Padang %K MEDIA DRESSING FRAME PADA ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL %T Meningkatkan Keterampilan Mengancingkan Baju Menggunakan Media Dressing Frame pada Anak Disabilitas Intelektual: Penelitian Tindakan Kelas di Kelas II SLB Negeri Sungai Bahar %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48622/ %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan peneliti di kelas II SLB Negeri Sungai Bahar. Terdapat dua orang peserta didik dengan disabilitas intelektual ringan berinisial AA dan NN yang mengalami kesulitan dalam keterampilan bina diri, khususnya dalam mengancingkan baju secara mandiri. Kedua peserta didik menunjukkan kemampuan motorik halus yang masih lemah, koordinasi mata dan tangan yang belum optimal, serta masih membutuhkan bantuan intensif dari guru dalam setiap tahapan mengancingkan baju. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan efektivitas penggunaan media dressing frame dalam meningkatkan keterampilan mengancingkan baju pada anak disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah dua orang peserta didik kelas II dengan disabilitas intelektual ringan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan media dressing frame, sedangkan variabel terikatnya adalah peningkatan keterampilan mengancingkan baju. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes unjuk kerja, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui persentase peningkatan kemampuan, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan proses pembelajaran dan respons peserta didik selama tindakan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah penggunaan media dressing frame. Kemampuan awal peserta didik AA sebesar 24% dan NN sebesar 20%. Pada siklus I terjadi peningkatan secara bertahap, dan pada siklus II peserta didik AA mencapai 100% dan NN mencapai 95% dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media dressing frame efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus dan kemandirian anak dalam mengancingkan baju. Oleh karena itu, disarankan kepada guru untuk menggunakan media dressing frame sebagai alternatif pembelajaran yang adaptif, konkret, dan terstruktur dalam melatih keterampilan bina diri pada anak disabilitas intelektual.