<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Penerapan Sistem Manajemen Mutu Berbasis ISO 9001:2015 pada Proyek Pembangunan Gedung Perkuliahan Universitas Negeri Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Putri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nurheliza</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pekerjaan tambahan atau perbaikan pada pekerjaan pembesian berupa penambahan tulangan agar sesuai dengan gambar yang telah direncanakan. Terdapat defect pekerjaan perbaikan/repair pada pekerjaan kolom dan balok yang permukaannya tidak rata, yang diakibatkan oleh vibrator beton pada saat pengecoran atau adanya bekisting yang cacat, sehingga permukaan yang dihasilkan tidak sempurna. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2015 yang dilaksanakan oleh kontraktor dan mengetahui faktor– faktor apa yang menjadi kendala dalam penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 pada Proyek Pembangunan Gedung Labor dan Lokal Kuliah Departemen Seni Rupa (FBS). Penelitian ini menggunakan mixed methods untuk memperdalam sekaligus memperluas hasil penelitan yang akan dicapai, sehingga dapat menekan terjadinya ketidakakuratan hasil penelitian. Pengolahan data menggunakan menggunakan bantuan software SPPS versi 26 dan Microsoft Excel. Analisis penelitian dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas dan analisis menggunakan metode skoring. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan menggunakan metode kuesioner terhadap karyawan PT Nusa Konstruksi Enjiniring pada Proyek Pembangunan Gedung Labor dan Lokal Kuliah Jurusan Seni Rupa (FBS) Universitas Negeri Padang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2015 sebesar 89,8%, persentase tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. Faktor yang menjadi kendala dalam penerapan sistem manajemen mutu yaitu beberapa sumber daya manusia yang kurang terampil dan para mandor yang telat membayar upah kepada pekerja yang berdampak pada keterlambatan dalam proses pengerjaan proyek.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TA Engineering (General). Civil engineering (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Sipil FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>