TY - THES PB - Universitas Negeri Padang M1 - Skripsi UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48584/ ID - repounp48584 N2 - Bangunan Laboratorium Terpadu Universitas Negeri Padang (UNP) merupakan fasilitas yang berfungsi sebagai pusat kegiatan praktikum, penelitian, dan pelatihan. Lokasinya yang berada di atas tanah berlempung lunak berpotensi dapat menyebabkan deformasi vertikal seperti penurunan dan retakan struktural. Deformasi pada umumnya berlangsung perlahan sehingga sulit untuk dideteksi secara visual, hal ini diperlukan metode pemantauan yang presisi dan berkelanjutan. Proyek akhir ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi elevasi dan potensi deformasi vertikal pada struktur bangunan menggunakan kombinasi teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) dan Total Station. GNSS digunakan untuk memperoleh koordinat acuan, sedangkan Total Station digunakan untuk mengukur beda tinggi antar titik secara detail. Proyek akhir difokuskan pada lantai 1 bangunan dengan sistem pondasi KSLL yang menyebarkan beban secara merata. Pengamatan dilakukan pada titik- titik strategis bangunan, dan data yang diperoleh dianalisis untuk mengidentifikasi adanya penurunan elevasi. Hasil dari proyek akhir ini diharapkan memberikan informasi awal mengenai kondisi elevasi bangunan dan menjadi dasar untuk perencanaan monitoring deformasi vertikal jangka panjang. Berdasarkan hasil pengukuran dan analisis data elevasi serta kemiringan kolom dilatasi yang telah dilakukan, diperoleh beberapa temuan penting. Pengukuran rangkaian titik dimulai dari pengikatan Benchmark (BM) hingga titik akhir di PL 6, yang mencakup area luar dan seluruh sudut bangunan. Hasil pengukuran elevasi di luar bangunan menunjukkan variasi antara ±2.55 m hingga ±3.87 m, memberikan gambaran awal topografi sekitar bangunan. Sementara itu, pengukuran elevasi lantai 1 menunjukkan variasi antara ±3.60 m hingga ±3.68 m, mencerminkan ketidakteraturan permukaan lantai di beberapa titik. Titik kontrol seperti PD dan BM menunjukkan konsistensi nilai, menandakan keberhasilan sistem pengikatan terhadap koordinat global. Selain itu, hasil pengukuran pada kolom dilatasi menunjukkan kemiringan as kolom terhadap sudut kolom 1°18'6", 1°21'43", 1°59'46" dan 1°59'46". Metode kombinasi GNSS dan Total Station terbukti efektif dan akurat untuk pemantauan elevasi dan geometri struktur bangunan secara vertikal, serta memberikan data spasial yang presisi dalam sistem koordinat global. AV - public TI - Integrasi GNSS dan Total Station untuk Penentuan Elevasi dan Deformasi Vertikal Gedung Labaoratorium Terpadu Universitas Negeri Padang A1 - Fadhila, Salsabila Y1 - 2025/08// ER -