@phdthesis{repounp48583, title = {Meningkatkan Kemampuan Melipat Baju Kaos Melalui Metode Explicit Instruction bagi Peserta Didik Disabilitas Intelektual Kelas V: Penelitian Tindakan Kelas V di SLB Negeri Pematang Siantar}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2026}, author = {Tambunan, Florida Deswita}, keywords = {METODE EXPLICIT INSTRUCTION}, abstract = {Terdapat siswa empat orang dengan jenis kelamin dua perempuan dan dua laki-laki, di SLB Negeri Pematang Siantar kegiatan pengembangan diri sudah banyak diajarkan salah satunya melipat baju kaos kepada peserta didik. Akan tetapi kemampuan peserta didik masih cukup rendah. Hasil pembelajaran mendapatkan nilai kecil dikarenakan pembelajaran tidak diberikan secara intensif karena peserta didik yang hadir lewat dari jam pelajaran pengembangan diri dan terkadang ada peserta didik yang tidak ingin belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan melipat baju kaos melalui metode Explicit Instruction bagi peserta didik disabilitas intelektual kelas V di SLB Negeri Pematang Siantar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan Kualitatif dan kuantitatif. Subyek penelitian adalah siswa disabilitas intelektual kelas V di SLB Negeri Pematang Siantar sejumlah 4 orang. Penelitian dilaksanakan 2 siklus dengan kolaborasi antara peneliti dan guru. Siklus I dan II masing-masing terdiri dari 4 pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan tes unjuk kerja dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif kuantitatif dengan penyajian data berupa tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode explicit intruction dapat meningkatkan kemampuan melipat baju kaos pada anak disabilitas intelektual. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes pada siklus I bahwa kedua subyek mengalami peningkatan dibandingkan tes kemampuan awal. Pada siklus I terdapat 1 anak yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal sehingga dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II kedua subyek telah mencapai kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan yaitu sebesar 65. Subyek MRA dan QA memperoleh nilai sebesar 67 pada tes pasca tindakan siklus II kemudian subyek MAW dan FAC memperoleh nilai sebesar 70 . Dapat disimpulkan bahwa metode explicit intruction dapat meningkatkan kemampuan melipat kaos pada peserta didik disabilitas intelektual kelas V SLB Negeri Pemtang Siantar}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48583/} }