@phdthesis{repounp48581, month = {August}, title = {Studi Eksperimental Penambahan Fiberpaint Coating terhadap Kuat Geser Dinding Bata Merah}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2025}, author = {Rahmi, Salsabila Tri}, abstract = {Gempa adalah permasalahan dunia termasuk Indonesia. Indonesia yang kaya laut dan gunung api aktif mengakibatkan tingginya potensi gempa dan tsunami yang bisa terjadi di Indonesia. Setiap tahunnya BPS telah mencatat korban dan kerugian akibat gempa. Salah satu wilayah yang sangat berpotensi mengalami gempa adalah Sumatra Barat. Adapun salah satu faktor jatuhnya korban jiwa adalah gagalnya struktur rumah tinggal masyarakat. Bagian rumah nir-rekayasa yang sering rusak dan menimpa masyarakat adalah dinding. Material pengisi dinding yang biasa dipakai masyarakat adalah bata merah. Telah banyak penelitian perkuatan dinding bata merah, namun masih terkendala dalam hal pengaplikasian di masyarakat. Penelitian ini mengemukakan metode yang tepat dan mudah diimplementasikan masyarakat yaitu fiberpaint coating demi meningkatkan kuat dinding terhadap gaya geser yang diterima dengan perlakuan penambahan fiberpaint selebar 5 cm, 10 cm, dan 15 cm membentuk X sepanjang diagonal dinding dimensi 35 cm x 35 cm dengan dua jenis perlakuan yaitu dinding tanpa plester dan dinding yang diplester selebar 15 cm. Dimensi ini diambil disesuaikan dengan UTM (Universal Testing Machine) yang bisa menguji sampel maksimal diagonal 50 cm. Hasil peningkatan diperoleh terhadap kuat geser yaitu 27,26\%, 53,06\%, dan 85,19\% dengan dinding plester dan cat 15 cm meningkat 38,11\% dibandingkan tanpa plester. Nilai daktilitas yaitu 96,59\%, 43,27\%, 45,26\%, dan 50,07\%. Selanjutnya, nilai kekakuan yaitu 93,46\%, 119,52\%, 176,55\%, dan 208,90\%. Adapun hasil analisis energi disipasi yaitu 76,27\%, 167,66\%, 202,99\%, dan 541,45\%. Terakhir, untuk pola keretakan didapatkan fakta aliran gaya pertama dan kerusakan terbesar terjadi di diagonal dinding membentuk huruf X, maka perkuatan sesuai arah diagonal seperti hipotesis awal merupakan tindakan yang tepat dan ekonomis dibandingkan full coverage.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48581/} }