%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Vrika, Reftriasih %A Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, %B BIOLOGI FMIPA UNP %D 2026 %F repounp:48561 %I Universitas Negeri padang %K AGEN HAYATI, ENDOFIT, HUTAN TANAMAN INDUSTRI, KESEHATAN BIBIT %T Pengaruh Penambahan Cendawan Dark Septate Endophyte (DSE) terhadap Pertumbuhan Bibit Acacia crassicarpa A. Cunn. Ex. Benth %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48561/ %X Hutan Tanaman Industri (HTI) membutuhkan bibit berkualitas, salah satunya meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan bibit Acacia crassicarpa A. Cunn. Ex Benth. Pemanfaatan mikroorganisme endofit seperti cendawan Dark Septate Endophyte (DSE) berpotensi mendukung pertumbuhan bibit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan cendawan DSE terhadap pertumbuhan dan kesehatan bibit A. crassicarpa selama fase pembibitan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan enam perlakuan isolat DSE yang berbeda, masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat basah, berat kering, serta kesehatan bibit berdasarkan insidensi penyakit dan keparahan penyakit. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan isolat E2 (T3S3) memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit A. crassicarpa yang ditunjukkan oleh perbedaan respons pertumbuhan antar perlakuan. Pengaruh DSE bersifat spesifik terhadap isolat, dalam memberikan respons pertumbuhan dan biomassa bibit yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Selain itu, isolat E1 (T2S6) berkontribusi dalam menekan perkembangan penyakit pada bibit selama fase pembibitan. Cendawan DSE berpotensi dikembangkan sebagai agen hayati pendukung dalam sistem pembibitan A. crassicarpa pada hutan tanaman industri.