<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Efektivitas Media RUMBI untuk&#13;
Meningkatkan Kemampuan Membaca Kata pada Siswa Disabilitas Intelektual: Single Subject Research Kelas V di SLB Negeri 1 Solok</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Anugrah Ilahi Putra</mods:namePart><mods:namePart type="family">Harahap</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi dari permasalahan yang ditemukan oleh peneliti di SLB Negeri 1 Solok. Seorang siswa disabilitas intelektual yang belum mampu membaca kata benda yang sering dijumpai disekitar siswa dengan pola KVKV. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media RUMBI untuk meningkatkan kemampuan membaca kata pada siswa disabilitas intelektual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan pada saat penelitian yaitu A-B-A dan Single Subject Research (SSR). Analisis data yang digunakan yaitu analisis visual grafik. Teknik dan alat pengumpulan data yaitu pengamatan dengan mencatat kemampuan anak menggunakan checklist. Subjek penelitian adalah anak disabilitas intelektual kelas V SLB Negeri 1 Solok. Pada kondisi baseline (A1), kemampuan siswa disabilitas intelektual ringan dalam membaca kata benda dengan pola KV-KV berada pada level rendah yang konsisten. Persentase keberhasilan siswa disabilitas intelektual ringan selama pertemuan pertama fase baseline (A1) hingga ketiga tercatat stabil dalam kisaran 20%-20%. Hal ini mencerminkan bahwa dalam kondisi pembelajaran tanpa media bantu, siswa mengalami kesulitan dalam membaca kata benda dengan pola KV-KV. Selama fase intervensi (B), terjadi peningkatan drastis pada kemampuan tersebut; pada pertemuan kedelapan hingga ke sepuluh, persentase keberhasilan anak mencapai sekitar 100%. Setelah intervensi baseline (A2), pada pertemuan kesebelas hingga ketiga belas persentase kemampuan 80% dengan menggunakan kata yang berbeda dari fase intervensi. Peningkatan persentase yang signifikan dari fase awal 20% ke fase intervensi 100% hingga memasuki fase setelah diberikan intervensi yaitu 80% yang menunjukkan efektivitas media pembelajaran yang digunakan. Hal ini mengindikasikan bahwa media tersebut membantu dan menarik bagi anak disabilitas intelektual ringan, sehingga anak mampu menunjukkan perubahan kemampuan membaca kata benda dengan pola KV-KV.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC Special aspects of education</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Luar Biasa FIP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>