@phdthesis{repounp48471, month = {May}, title = {Inventarisasi Jenis-Jenis Kepiting (Arthropoda: Decapoda) di Kawasan Pantai Cindakir, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang}, school = {Universitas Negeri padang}, year = {2026}, author = {Rahmadana, Rahmadana}, keywords = {BRACHYURA, KEPITING, PANTAI CINDAKIR, INVENTARISASI}, abstract = {Kepiting (Arthropoda: Decapoda) merupakan organisme bentik yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir melalui aktivitas bioturbasi, siklus nutrien, serta sebagai indikator kondisi lingkungan. Indonesia memiliki keanekaragaman kepiting yang tinggi, akan tetapi data mengenai spesies di beberapa wilayah di Sumatera Barat, termasuk Pantai Cindakir, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, masih terbatas. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penelitian untuk mendokumentasikan keanekaragaman kepiting sebagai dasar pengelolaan ekosistem pesisir. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kepiting yang terdapat di kawasan Pantai Cindakir. Penelitian ini merupakan penelitian survey yang dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2026. Pengambilan sampel dilakukan pada beberapa tipe habitat, yaitu mangrove, padang lamun, karang dangkal, dan pantai berpasir. Metode yang digunakan meliputi hand collecting dan penggunaan bubu payung sebagai alat tangkap. Selain itu, dilakukan pengukuran parameter lingkungan berupa suhu, kelembapan, pH air, dan salinitas. Identifikasi spesies dilakukan secara morfologi dengan mengacu pada literatur dan basis data kepiting yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 12 spesies kepiting yang tergolong dalam 9 genera dan 6 famili. Famili Portunidae dan Xanthidae merupakan famili dengan jumlah spesies terbanyak, masing-masing sebanyak 4 spesies. Habitat karang memiliki jumlah spesies tertinggi (11 spesies), sedangkan habitat mangrove dan lamun (2 spesies) serta pantai berpasir memiliki jumlah spesies yang lebih rendah (1 spesies).}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48471/} }