<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Morfologi Kumbang Hidrofilid Koprofagus (Coleoptera: Hydrophilidae: Sphaeridiinae) di Sumatera Barat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad Nazif</mods:namePart><mods:namePart type="family">Zen</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kumbang hidrofilid koprofagus dari subfamili Sphaeridiinae (Coleoptera: Hydrophilidae) merupakan kelompok serangga yang berperan penting dalam proses dekomposisi dan daur ulang bahan organik, khususnya pada substrat kotoran hewan dan materi organik yang membusuk. Meskipun memiliki peran ekologis yang signifikan, informasi mengenai keanekaragaman dan karakter morfologi kumbang hidrofilid koprofagus di Sumatera Barat masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan spesies kumbang hidrofilid koprofagus subfamili Sphaeridiinae yang ditemukan di Sumatera Barat berdasarkan analisis karakter morfologi. Penelitian dilakukan melalui metode penelitian lapangan dengan pengambilan sampel menggunakan teknik hand collecting dan baited pitfall trap pada berbagai tipe ekosistem, meliputi hutan sekunder, peternakan sapi, kebun, dan lapangan terbuka. Identifikasi spesimen dilakukan berdasarkan pengamatan karakter morfologi eksternal menggunakan mikroskop stereo dan literatur taksonomi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 110 individu berhasil dikoleksi, yang terdiri atas 15 spesies, 6 genus, dan 3 tribe, yaitu Megasternini, Coelostomatini, dan Sphaeridiini. Genus Cercyon merupakan genus yang paling dominan dengan jumlah individu terbanyak, sedangkan Peltocercyon memiliki jumlah individu paling sedikit. Metode hand collecting terbukti lebih efektif dibandingkan baited pitfall trap dalam memperoleh spesimen. Penelitian ini menambah data keanekaragaman dan distribusi kumbang hidrofilid koprofagus di Sumatera Barat serta menyediakan informasi dasar yang penting bagi studi taksonomi, ekologi, dan konservasi serangga di Indonesia.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Q Science (General)</mods:classification><mods:classification authority="lcc">QH301 Biology</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri padang;BIOLOGI FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>