<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Latihan Reactive Agility dan Cone Drill terhadap Kemampuan Dribbling Sekolah Sepak Bola Putra Bumi Serambi U-14.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dedek</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kurniawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kemampuan dribbling merupakan salah satu teknik dasar yang sangat penting dalam permainan sepak bola, khususnya pada pemain usia U-14. Berdasarkan hasil observasi di Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Bumi Serambi Kota Padang Panjang, kemampuan dribbling pemain masih belum optimal, ditandai dengan kurangnya kontrol bola saat bergerak cepat, kemampuan mengubah arah yang belum maksimal, serta lambatnya respons dalam situasi permainan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Reactive Agility dan Cone Drill terhadap kemampuan dribbling, serta membandingkan efektivitas kedua metode latihan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Two Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain SSB Putra Bumi Serambi U-14 yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan Reactive Agility dan kelompok latihan Cone Drill. Instrumen penelitian menggunakan Zig-Zag Dribbling Test. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, Paired Sample t-test, dan Independent Samples t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan Reactive Agility meningkatkan kemampuan dribbling sebesar 6,06%, sedangkan latihan Cone Drill meningkatkan kemampuan dribbling sebesar 4,67%. Hasil uji Independent Samples t-test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,234 (p&gt;0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua metode latihan. Dengan demikian, kedua metode latihan sama-sama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan dribbling pemain SSB Putra Bumi Serambi U-14, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif dalam program latihan untuk meningkatkan kemampuan dribbling pemain usia U-14.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">S Sport</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>