%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Fadillah, Pemas R %A Universitas Negeri Padang, %B Ilmu Keolahragaan FIK UNP %D 2026 %F repounp:48295 %I Universitas Negeri Padang %T Pengembangan Model Pembelajaran Atletik Berbasis Permainan untuk Meningkatkan Kecepatan Lari Jarak Pendek pada Siswa di SDN 38 Kuranji Kota Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48295/ %X Pembelajaran atletik nomor lari jarak pendek di sekolah dasar masih dilaksanakan secara konvensional dan monoton dengan pendekatan teacher centered, sehingga partisipasi aktif siswa tergolong rendah dan belum sesuai karakteristik anak usia 9–12 tahun. Kondisi ini teridentifikasi di SDN 38 Kuranji Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat praktikalitas model pembelajaran atletik berbasis permainan nomor lari jarak pendek berdasarkan uji validasi ahli, dan (2) mengetahui tingkat efektifitas model pembelajaran atletik berbasis permainan nomor lari jarak pendek 60 meter. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D). Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 38 Kuranji. Praktikalitas model diuji oleh validasi ahli yang terdiri dari tiga pakar, yaitu ahli materi atletik, ahli pendidikan jasmani anak, dan ahli permainan atletik anak, menggunakan angket validasi dengan skala Likert 1–5. Data untuk mengetahui efektifitas dikumpulkan menggunakan instrumen tes kecepatan lari jarak pendek 60 meter. Data dianalisis menggunakan formula Aiken's V untuk praktikalitas berdasarkan penilaian ahli, serta uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji t berpasangan untuk data efektifitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Praktikalitas model pembelajaran atletik berbasis permainan nomor lari jarak pendek berdasarkan uji validasi ahli memperoleh rata-rata indeks Aiken's V sebesar 0,889 dengan kategori valid, yang berarti model layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran lari jarak pendek di sekolah dasar. 2) Efektifitas model pembelajaran atletik berbasis permainan nomor lari jarak pendek 60 meter menunjukkan bahwa 93,3% siswa mengalami peningkatan kecepatan lari dengan hasil uji t berpasangan yang signifikan (t = 4,076; p = 0,001; Cohen's d = 1,052), sehingga model terbukti efektif meningkatkan kecepatan lari jarak pendek siswa.