<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Obat Kimia Sebagai Ide Penciptaan Karya Lukis&#13;
Kontemporer</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Novando</mods:namePart><mods:namePart type="family">Mushil</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Karya akhir ini bertujuan untuk menggambarkan obat kimia sebagai ide penciptaan karya lukis kontemporer adalah gambaran kesenjangan sosial ketimpangan-ketimpangan yang terjadi di lingkungan penulis yang dijadikan tema utama dan menghadirkan simbol obat-obat kimia sebagai metafora dalam mengkritisi masalah kesenjangan sosial dalam masarakat. Pada perwujudan karya lukis, diperlukan adanya metode untuk memudahkan proses penciptaan karya seni. Dalam penciptaan karya lukis ini, penulis menggunakan tahapan-tahapan berdasarkan teori Konsorsium Seni yang meliputi: 1) persiapan, berupa pengamatan, pengumpulan informasi dan gagasan, 2) elaborasi, untuk menetapkan gagasan pokok melalui analisis, integrasi, abstraksi, generalisasi, dan transmutasi, 3) sintesis, untuk mengujudkan konsepsi karya seni, 4) realisasi konsep ke dalam berbagai media seni, dan 5) penyelesaian ke dalam bentuk karya akhir seni. Penulis berhasil mewujudkan ide tersebut kedalam 10 karya dengan judul : “overdosis”, “Paracetamol”, “Recover”,”Asam mefenamat”,“Promang”,”Death”, “Ekspayer”,”Tangled”,”Recover”, ”WAR</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">NC Drawing Design Illustration</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Seni Rupa FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>