@phdthesis{repounp48222, month = {May}, title = {Optimasi Konsentrasi Natrium Alginat terhadap Aktivitas Bioelektrogenik Bacillus licheniformis strain KGEB16 Amobilisasi pada Sistem Microbial Fuel Cell (MFC)}, school = {Universitas Negeri padang}, year = {2026}, author = {Putri, Fazdkia Oktriani}, keywords = {AKTIVITAS BIOELEKTROGENIK, AMOBILISASI, BACILLUS LICHENIFORMIS, MICROBIAL FUEL CELL, NATRIUM ALGINAT}, abstract = {Peningkatan kebutuhan energi listrik di Indonesia menuntut pengembangan teknologi yang ramah lingkungan. Microbial Fuel Cell (MFC) merupakan sistem yang memanfaatkan aktivitas mikroba untuk menghasilkan listrik dari senyawa organik. Salah satu mikroba yang berpotensi sebagai bioelektrogenik dalam sistem MFC adalah Bacillus licheniformis strain KGEB16. Amobilisasi menggunakan natrium alginat dapat meningkatkan efisiensi, kinerja, dan stabilitas bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimum Na-alginat terhadap aktivitas bioelektrogenik B. licheniformis strain KGEB16 yang diamobilisasi pada sistem MFC. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi Na-alginat (2\%, 3\%, 4\%, 5\%, 6\%) dan 5 ulangan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi, Departemen Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Padang. Isolat B. licheniformis strain KGEB16 diamobilisasi dengan Na-alginat yang diaplikasikan pada sistem MFC. Pengukuran tegangan listrik dilakukan setiap 2 jam selama 24 jam. Data tegangan listrik dianalisis dengan uji ANOVA dan uji lanjut DMRT dengan taraf 5\%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Na-alginat berpengaruh nyata terhadap aktivitas bioelektrogenik B. licheniformis strain KGEB16. Konsentrasi optimum diperoleh pada Na-alginat 5\% dengan tegangan listrik tertinggi sebesar 0,8924 V pada jam ke-20. Pola produksi listrik mengalami peningkatan hingga mencapai puncak pada jam ke-20. Kemudian menurun secara stabil hingga jam ke-24. Konsentrasi 5\% menghasilkan karakteristik beads yang bulat, padat, dan stabil, sehingga mampu mempertahankan kepadatan sel serta mendukung difusi substrat dan transfer elektron secara optimal.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48222/} }