@phdthesis{repounp48221, month = {February}, title = {Potensi Bakteri Endofit Pseudomonas Berfluoresen sebagai Pelarut Fosfat}, school = {Universitas Negeri padang}, year = {2026}, author = {Nuraini, Fauzi Eka}, keywords = {BAKTERI ENDOFIT, BAKTERI PELARUT FOSFAT, PSEUDOMONAS BERFLUORESEN}, abstract = {Fosfor merupakan unsur hara penting yang berperan dalam pertumbuhan tanaman, namun ketersediaannya di dalam tanah terbatas. Hal ini dapat menghambat proses fisiologis tanaman dan menurunkan produktivitas. Untuk mengatasi masalah ini, penggunaan bakteri endofit pseudomonas berfluoresen sebagai pelarut fosfat dapat menjadi solusi yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bakteri endofit pseudomonas berfluoresen dalam melarutkan fosfat serta untuk mengetahui perbedaan potensi antar isolat bakteri endofit pseudomonas berfluoresen dalam melarutkan fosfat berdasarkan Indeks Kelarutan Fosfat (IKF). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Desember 2025 di Laboratorium Penelitian Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Padang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Isolat pseudomonas berfluoresen yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 isolat yang merupakan koleksi dari laboratorium Biologi UNP. Isolat di isolasi dari akar pisang buai. Kemampuan bakteri dalam melarutkan fosfat diuji menggunakan media Pikovskaya`S yang optimal untuk menilai aktivitas pelarutan fosfat melalui metode inokulasi titik. Pengukuran dilakukan dengan menghitung zona hambat di sekitar koloni bakteri untuk menentukan nilai IKF setiap isolat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua isolat memiliki kemampuan untuk melarutkan fosfat, dengan nilai IKF berkisar dari 2,57 hingga 5,16. Potensi pelarutan fosfat antar isolat pseudomonas berfluoresen menghasilkan nilai Indeks Kelarutan Fosfat (IKF) yang berbeda. Nilai IKF tertinggi terdapat pada isolat PfPb309 yaitu 5,16. Sebaliknya, isolat PfPb174 memiliki nilai IKF terendah yaitu 2,57.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48221/} }