@phdthesis{repounp48218, month = {August}, title = {Potensi Konsorsium Bakteri Termofilik Amobil sebagai Microbial Fuel Cell (MFC) dalam Menghasilkan Biolistrik}, school = {Universitas Negeri padang}, year = {2025}, author = {Fatiha, Fathma Dwi}, keywords = {AMOBILISASI, BAKTERI TERMOFILIK, BIOLISTRIK, KONSORSIUM BAKTERI, MICROBIAL FUEL CELL (MFC)}, abstract = {Kebutuhan energi global yang terus meningkat tidak sebanding dengan ketersediaan sumber daya energi fosil yang terbatas dan tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif energi terbarukan yang efisien dan berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang potensial adalah teknologi Microbial Fuel Cell (MFC), yaitu sistem bioelektrokimia yang memanfaatkan aktivitas mikroorganisme, seperti konsorsium bakteri termofilik amobil, untuk mengubah energi kimia dari substrat organik menjadi energi listrik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi konsorsium bakteri termofilik amobil sebagai Microbial Fuel Cell (MFC) dalam menghasilkan biolistrik dan mengetahui pola produksi energi listrik konsorsium bakteri termofilik amobil sebagai Microbial Fuel Cell (MFC). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian berfokus pada hasil produksi biolistrik (tegangan listrik) dari enam isolat konsorsium amobil bakteri MS 9 \& 12, MS 9 \& 17, MS 9 \& 18, MS 12 \& 17, MS 12 \& 18, dan MS 17 \& 18 dengan 3 ulangan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi, Departemen Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Padang. Tegangan listrik diukur setiap 2 jam sekali selama 24 jam menggunakan multimeter digital dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil menunjukkan bahwa konsorsium MS 12 \& MS 17 menghasilkan tegangan tertinggi sebesar 0,948 V pada jam ke-20, dengan pola pertumbuhan yang stabil dan efisien. Sebaliknya, konsorsium MS 9 \& MS 12 menghasilkan tegangan terendah sebesar 0,573 V. Pola peningkatan dan penurunan tegangan listrik selama 24 jam mencerminkan dinamika metabolisme mikroba, ketersediaan substrat, dan kestabilan sistem amobilisasi.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48218/} }