@phdthesis{repounp48173, title = {Pengaruh Erupsi Gunung Marapi terhadap Produksi dan Pendapatan Petani Bawang Daun (Allium Fistolosum L.) di Nagari Sungai Pua}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2025}, author = {Pratama, Devi Putri}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi luas lahan pertanian bawang daun terdampak erupsi Gunung Marapi serta menganalisis pengaruhnya terhadap hasil produksi dan pendapatan petani bawang daun. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif dan inferensial, dengan teknik analisis data menggunakan regresi multivariat pada variabel ketebalan abu sebagai yang mempengaruhi dan variabel hasil produksi serta pendapatan petani sebagai variabel yang dipengaruhi. Sementara itu teknik pengumpulan data dengan observasi lapangan, pengisian kuisioner, dokumentasi dan uji laboratorium terhadap sifat fisik dan kimia tanah. Hasil penelitian ini adalah seluruh lahan pertanian bawang daun di Nagari Sungai Pua tertutup abu vulkanik hasil erupsi Gunung Marapi dengan ketebalan abu 0,3-2,5 cm. Untuk lahan pertanian bawang daun menimbulkan dua pengaruh yaitu pertama, hanya tertutup abu vulkanik tanpa menimbulkan kerugian dan kedua, menyebabkan kerusakan fisik tanaman serta penurunan hasil produksi. Luas lahan pertanian bawang daun yang tidak terpengaruh yaitu 22.371 m2 dan yang mengalami penurunan produksi serta kerusakan secara fisik tanaman seluas 111.014 m2. Ketebalan abu vulkanik sebagai material hasil erupsi Gunung Marapi terbukti berpengaruh signifikan terhadap penurunan produksi bawang daun. Penurunan ini lebih disebabkan oleh sifat korosif abu dan terganggunya proses fotosintesis karna stomata daun tertutup. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa pada kimia tanah, abu vulkanik memberikan dampak yang positif dengan meningkatkan unsur-unsur hara tanah. Namun, dampak positif tersebut belum dapat terlihat pada hasil produksi pada masa penelitian karna aktivitas vulkanik yang masih terus berlanjut dan menimbulkan kerusakan secara fisik pada tanaman. Peningkatan pada unsur hara tanah hanya dalam persentase kecil atau tidak berkontribusi pada penurunan produksi dan produktivitas tanaman. Pendapatan bersih petani juga mengalami penurunan yang signifikan, bukan hanya disebabkan oleh penurunan produksi akan tetapi harga jual yang berkurang jauh dipasaran. Pendapatan bersih rata-rata petani sebelum terjadinya erupsi yaitu RP 13.615/m2, sedangkan setelah erupsi rata-rata pendapatan bersih hanya Rp 146/m2.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48173/} }