<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Kerusakan Sawah Akibat Banjir Lahar Dingin 2024 dan Implikasinya terhadap Ketahanan Pangan Kawasan Gunung Marapi Kabupaten Agam</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Tasya Yulia</mods:namePart><mods:namePart type="family">Chanta</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui seberapa besar kerusakan lahan sawah akibat banjir lahar dingin di kawasan terdampak Gunung Marapi, Kabupaten Agam, dan 2) mengetahui kondisi ketahanan pangan pascabencana. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui interpretasi citra satelit, Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk identifikasi kerusakan lahan, dan metode Damage and Loss Assessment (DaLA) untuk menghitung estimasi kerugian. Hasil analisis menunjukka 1) lahan sawah terdampak seluas 81,5 ha dengan kerugian Rp 3.545.250.000 per sekali panen, setara kehilangan 866.250 kg atau sekitar 12.225 karung. Nagari Batu Taba tercatat paling terdampak, diikuti Bukik Batabuah, Pasia, Sungai Pua, dan Balai Gurah. 2) Pilar ketahanan pangan yang paling terpengaruh adalah aspek ketersediaan, mengingat pemulihan lahan belum merata. SIG terbukti penting dalam pemetaan wilayah terdampak dan perencanaan rehabilitasi pascabencana.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">G Geography (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Geografi FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>