@phdthesis{repounp48077, month = {September}, title = {Inovasi Nail Art Menggunakan Biji Wijen dengan Teknik Tempel 3D untuk Meningkatkan Kreativitas Desain Kuku.}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2025}, author = {Dani, Gina Ilmi}, abstract = {Permasalahan dalam penelitian ini dikarenakan minimnya eksplorasi bahan alami dalam praktik Nail Art, khususnya pada teknik tempel 3D, baik di lingkungan akademik maupun industri kecantikan. Padahal, penggunaan bahan alami yang unik dan ekonomis memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi elemen estetika yang kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kreativitas desain Nail Art menggunakan biji wijen dengan teknik tempel 3D berdasarkan empat indikator: kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan penguraian (elaboration). Tujuan penelitian ini untuk memberikan kontribusi terhadap pengembangan inovasi desain kuku berbahan alami serta menjadi referensi baru bagi mahasiswa dan praktisi kecantikan dalam menciptakan karya yang estetis dan orisinal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, desain One Shot Case Study, untuk menilai kreativitas desain Nail Art menggunakan biji wijen teknik tempel 3D. Perlakuan meliputi enam desain bertema flora, fauna, dan abstrak dengan tiga variasi pewarnaan: alami (tanpa pewarna),pewarna makanan, dan cat kuku (nail polish). Seluruh desain diaplikasikan pada kuku palsu dan dilapisi top coat agar mengilap dan tahan lama. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan empat indikator kreativitas (fluency, flexibility, originality, elaboration) dengan skala Likert empat poin.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain Nail Art menggunakan biji wijen dengan teknik tempel 3D memperoleh skor tinggi, dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 3,73. Indikator fluency memperoleh skor tertinggi 3.80, diikuti oleh originality 3.71, flexibility 3.76, dan elaboration 3.67. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan biji wijen dapat menjadi inovasi yang efektif dalam meningkatkan kreativitas desain kuku. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar bahan alami terus dieksplorasi dalam praktik Nail Art, dengan pewarna makanan sebagai opsi paling variatif dan mudah diaplikasikan, sementara pewarna alami terbatas, dan cat kuku memerlukan ketelitian agar tidak melebar keluar bidang desain.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48077/} }