TY - THES PB - Universitas Negeri Padang AV - public A1 - Prabowo, Eji Gusti Y1 - 2026/05// KW - Teater KW - Monolog KW - Munafik KW - Physical Theatre KW - Penyutradaraa M1 - Skripsi ID - repounp48072 N2 - Pengkaryaan seni pertunjukan ini berlatar belakang dari sebuah kegelisahan terhadap fenomena kemunafikan yang sering dianggap sepele di masyarakat, namun memiliki dampak sosial, psikologis, dan spiritual yang sangat destruktif. Sikap berpura-pura atau bermuka dua ini kerap dijumpai dalam berbagai lini kehidupan, termasuk manipulasi nilai-nilai religius demi kepuasan duniawi. Melalui bentuk penyajian monolog, pengkarya berfokus mengeksplorasi konflik batin, pergulatan pikiran, serta lapisan-lapisan emosi terdalam dari seorang tokoh yang mengenakan topeng sosial di hadapan publik. Tujuan utama dari pengkaryaan teater monolog ini adalah untuk menyajikan sebuah pertunjukan yang edukatif, reflektif, dan kritis sebagai bentuk "cermin sosial" bagi masyarakat luas. Selain memenuhi persyaratan akademis kelulusan Strata 1 di Universitas Negeri Padang, karya ini bermaksud membangun koneksi emosional dengan penonton agar mereka dapat bercermin mengenai nilai kejujuran dan ketulusan dalam kehidupan sehari-hari. Metode pengkaryaan yang digunakan adalah rancangan penyutradaraan berbasis teater modern dengan teknik physical theatre, yang dikombinasikan dengan konsep realisme. Proses perwujudan karya ini melalui tahapan yang sistematis, meliputi pemilihan naskah, observasi lapangan, tahap pemberian isi (pendalaman peran), serta proses latihan terstruktur (reading dan blocking) hingga tahap pengemasan akhir (finishing). Konsep penyutradaraan menitikberatkan pada penonjolan emosi tokoh utama melalui eksplorasi vokal, ekspresi wajah, serta gerakan tubuh intens (seperti teknik kontraksi dan ekspansi) untuk memvisualisasikan ketegangan psikologis. Hasil pengkaryaan mewujud dalam pementasan lakon tokoh "Wali Palsu", seorang pemuka agama yang secara lahiriah menampilkan citra suci dengan memanipulasi ayat-ayat suci, namun secara batiniah bersekutu dengan Iblis demi melanggaskan nafsu kekuasaan, kekayaan, dan kehormatan. Struktur pertunjukan dibangun secara dinamis melewati fase eksposisi, komplikasi, krisis, hingga klimaks yang ditutup secara tragis lewat koreografi simbolis "Dualitas Kiblat"? sebuah gerakan sujud yang berputar 180 derajat membelakangi kiblat sebagai representasi mutlak dari pengabdian kepada kegelapan dan nafsu duniawi. Pertunjukan ini berhasil diwujudkan secara utuh melalui integrasi unsur artistik panggung yang minimalis, tata cahaya berkonsep psikologis (low key dan remang), efek tata suara distorsif, serta rancangan kostum yang mendukung dualitas karakter tokoh UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48072/ TI - MUNAFIK (Sebuah Karya Monolog: "Kitab di Mulut, Iblis di Sujud") ER -