<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Faktor-faktor yang Mempengaruhi Jumlah Penderita Tuberkulosis di Provinsi Jawa Barat Menggunakan Analisis Least Absolute Shrinkage and Selection Operator</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Regina</mods:namePart><mods:namePart type="family">Lerya</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, Provinsi Jawa barat merupakan provinsi penyumbang jumlah penderita TBC terbanyak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling signifikan memengaruhi jumlah penderita TBC di Provinsi Jawa Barat tahun 2023 menggunakan analisi Least Absolute Shrinkage and Selection Operator(LASSO). Analisis LASSO dipilih karena kemampuannya menangani multikolinearitas dan menyeleksi variabel secara otomatis dengan menyusutkan koefisien yang tidak signifikan menjadi nol. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah jumlah penderita TBC, dan 12 variabel bebas yaitu jumlah penderita HIV/AIDS(�1), rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak(�2), rumah tangga yang memiliki akses terhadap sumber air minum layak(�3), jumlah rumah sakit(�4), jumlah puskesmas(�5), jumlah perawat(�6), jumlah bidan(�7), jumlah tenaga kefarmasian(�8), kepadatan penduduk(�9 ), persentase penduduk miskin(�10), tingkat pengangguran terbuka(�11), rata-rata lama sekolah(�12). Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah penderita TBC di Provinsi Jawa Barat yaitu rumah tangga(�2) yang memiliki akses terhadap sanitasi layak,rumah tangga yang memiliki akses air minum layak(�3) dan jumlah rumah sakit(�4). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, model terbaik yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu. � = -0.102 - 0,0302�2 + 0,480�3 + 0,107�4</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HA Statistics</mods:classification><mods:classification authority="lcc">R Medicine (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Statistika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>