%0 Thesis %9 Diploma/Tugas Akhir %A Pratama, Qhory %A Fmipa, %B Statistika FMIPA UNP %D 2024 %F repounp:48036 %I Universitas Negeri Padang %K AVERAGE LINKAGE, CLUSTER ANALYSIS, INDIKATOR DERAJAT KESEHATAN %T Pengelompokkan Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Berdasarkan Indikator Derajat Kesehatan Tahun 2020 Menggunakan Analisis Cluster %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48036/ %X Beberapa wilayah di Indonesia masih ada yang memiliki ketidakmerataan indikator derajat kesehatan, salah satunya Provinsi Papua. Hal ini dapat dilihat dari masih adanya daerah di Provinsi Papua yang pembangunan kesehatannya tidak merata. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengelompokkan kabupaten/kota di Provinsi Papua berdasarkan indikator derajat kesehatan, bertujuan untuk mengetahui hasil pengelompokan dan kategori kelompok kabupaten/kota di Provinsi Papua. Jenis penelitian ini merupakan penelitian terapan. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Variabel yang digunakan adalah angka harapan hidup, akses terhadap sanitasi layak, akses terhadap air minum layak, dengan menggunakan analisis cluster hierarki dengan metode average linkage yang digunakan untuk melakukan pengelompokkan. Dari analisis yang dilakukan terdapat 4 cluster berdasarkan indikator derajat kesehatan. Cluster 1 termasuk kategori sedang yaitu Kabupaten Mamberamo Raya dan Kabupaten Asmat. Cluster 2 termasuk kategori sangat rendah yaitu Kabupaten Nduga dan Kabupaten Jayawijaya. Cluster 3 termasuk kategori rendah yaitu Kabupaten Mamberamo Tengah, Lanny Jaya, Tolikara, Yahukimo, Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, Mappi, Deiyai, Paniai, Pegunungan Bintang, Intan Jaya, Yalimo. Cluster 4 termasuk kategori tinggi yaitu Kabupaten Boven Digoel, Mimika, Kota Jayapura,, Kepulauan Yapen, Waropen, Supiori, Biak Numfor, Nabire, Keerom, Sarmi, Jayapura, Merauke. kesimpulannya yaitu secara keseluruhan derajat kesehatan dikategori sangat rendah dan rendah sedang dan tinggi.