%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Nasution, Al Ikhsan Fadli %A Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, %B BIOLOGI FMIPA UNP %D 2024 %F repounp:47913 %I Universitas Negeri padang %K SERASAH, PRODUKSI, BIOMASSA, PARAK, AGROFOREST %T Laju Produksi dan Estimasi Biomassa Karbon Serasah Ekosistem Parak di Maninjau Kecamatan Tanjung Raya Sumatera Barat %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47913/ %X Produksi serasah sangat penting dalam memahami siklus hara, pertumbuhan hutan, dan interaksi dengan faktor lingkungan dalam ekosistem hutan. Serasah adalah satu- satunya sumber nutrien bagi tanah melalui proses dekomposisi. Semua komponen serasah yang dikembalikan ke tanah selain kandungan airnya disebut dengan biomassa atau bobot kering serasah. Selain pada ekosistem hutan, serasah juga menjadi sumber nutrisi utama pada ekosistem parak atau agroforestri, sebuah ekosistem campuran hutan dan pertanian yang ditujukan untuk ekonomi dari pohon buah, kulit, getah dan kayu, tetapi laju produksi serasah dan karbon yang dihasilkannya belum pernah diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laju produksi dan biomassa karbon serasah di ekosistem parak di maninjau. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode transek 100 x 20 m yang dibagi menjadi 5 Subplot 20 x 20 m, dan plot ditempatkan dengan cara purposive random sampling pada empat sisi mata angin Danau Maninjau. Hasil penelitian menunjukan rata-rata produksi serasah pada ekosistem parak di Maninjau Kecamatan Tanjung Raya Sumatera Barat adalah 480 g/m2 atau 32 g/m2/hari, dengan nilai yang tidak jauh berbeda antara ke empat sisi danau. Rata-rata produksi serasah paling tinggi ditemukan pada sisi barat danau (34 g/m2/hari), diikuti oleh sisi timur (33 g/m2/hari), sisi utara (32 g/m2/hari) dan yang paling rendah pada sisi selatan danau (29 g/m2/hari). Persentase berat kering serasah lebih dari 90% pada semua sisi danau, dengan produksi biomassa sebesar 158 g/m2/hari atau setara dengan 1.74 ton/ha/tahun dan kandungan karbon sebesar 78,87436667 g/m2/hari atau 28394,772 g/m2/tahun.