%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Putri, Adelia Angelitha %A Universitas Negeri Padang, %B Sosiologi FIS UNP %D 2025 %F repounp:47886 %I Universitas Negeri Padang %T Hubungan Dokter dan Pasien melalui Aplikasi Halodoc: Studi Kasus pada Mahasiswa FIS UNP di Kota Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47886/ %X Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara dokter dan pasien secara virtual melalui aplikasi Halodoc, dengan fokus pada pengalaman mahasiswa dalam memanfaatkan layanan kesehatan berbasis digital. Lahirnya aplikasi kesehatan seperti Halodoc menjadi respons atas perkembangan teknologi informasi yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang kesehatan. Mahasiswa sebagai generasi digital menjadi kelompok yang paling aktif dalam menggunakan layanan ini karena dinilai praktis, cepat, dan efisien. Namun, hubungan antara dokter dan pasien dalam ruang virtual memiliki dinamika tersendiri yang berbeda dengan konsultasi tatap muka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus dan didasarkan pada teori hubungan dokter dan pasien menurut David Tuckett. Teori ini menekankan bahwa hubungan antara dokter dan pasien bukanlah hubungan satu arah, melainkan proses komunikasi dua arah yang dibangun atas dasar keterbukaan, kesepakatan, empati, dan pemberdayaan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 12 orang informan yang terdiri dari mahasiswa, dokter, dan psikolog yang pernah atau sedang menggunakan aplikasi Halodoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merasa lebih nyaman menggunakan aplikasi Halodoc karena dapat menghindari rasa canggung saat berkonsultasi langsung. Mereka juga merasa lebih leluasa menyampaikan keluhan kesehatan secara jujur tanpa takut dinilai. Beberapa keuntungan yang dirasakan antara lain efisiensi waktu, fleksibilitas tempat, dan aksesibilitas yang mudah. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan seperti keterbatasan komunikasi non-verbal, kendala teknis seperti jaringan internet, serta keterbatasan dokter dalam melakukan diagnosis fisik. Secara keseluruhan, hubungan dokter dan pasien dalam aplikasi Halodoc tetap dapat terbangun dengan baik apabila kedua pihak menunjukkan keterbukaan dan komunikasi yang aktif.