TY - THES PB - Universitas Negeri Padang M1 - Skripsi UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47863/ ID - repounp47863 N2 - Nasi Kapau berasal dari sebuah kampung kecil bernama Nagari Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Penduduk Nagari Kapau berjumlah 3.327 orang. Nasi kapau menjadi salah satu makanan khas yang digemari berbagai kalangan. Nasi kapau bukan hanya menjadi kebutuhan fisik saja melainkan sebagai ruang untuk nostalgia dan sarana kebersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbol dan makna nasi kapau oleh perantau Minangkabau. Penelitian dianalisis dengan teori interpretivisme simbolik oleh Clifford Geertz. Tipe penelitian yang digunakan adalah etnografi, yang bertujuan untuk memahami simbol makna nasi kapau secara alamiah sesuai dengan apa yang ada di lapangan. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dan pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan model interpretivisme simblolik oleh Saifuddin. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa makna nasi kapau oleh perantau Minangkabau memiliki simbol nostalgia dan kebersamaan sosial yang diartikan oleh perantau sebagai bentuk wujud budaya yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini, menghadirkan rasa kekeluargaan dan menjadi pengalaman makan yang tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menghadirkan nilai emosional. Hasil penelitian dianalisis secara interpretivisme simbolik mengungkapkan bahwa simbol-simbol dari nasi kapau yaitu sebagai representasi budaya Minangkabau, identitas lokal, dan media kebersamaan sosial. Nasi kapau tidak hanya dipahami sebagai kuliner khas, tetapi juga sebagai media untuk memperkuat hubungan kekerabatan yang tetap dipertahankan oleh perantau Minang. AV - public TI - Makna Simbolik Nasi Kapau oleh Perantau Minangkabau A1 - Fazhira, Egi Y1 - 2025/// ER -