<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Perilaku Sosial Peserta Didik di Era Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran: Studi Kasus di Kelas XII F10 SMA Negeri 3 Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ihya</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nabila</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Sosiologi di SMA Negeri 3 Padang menjadi fenomena baru yang memengaruhi perilaku sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk perilaku sosial peserta didik kelas XII F10 dari pengalaman mereka pada penggunaan AI, dengan fokus pada lima indikator: disiplin, kerja sama, menghargai, membantu, dan berbagi. Penelitian ini merujuk pada teori kognitivisme Robert M. Gagné yang memandang proses belajar terjadi melalui interaksi antara kondisi internal, seperti kesiapan dan pemrosesan informasi, serta kondisi eksternal, seperti lingkungan belajar dan stimulus dari teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan penelitian terdiri dari siswa kelas XII F10, guru Sosiologi, dan wali kelas. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI mendorong siswa lebih disiplin dalam mengatur tugas, mempermudah kerja sama, meningkatkan sikap saling menghargai, menumbuhkan inisiatif membantu, serta memperkuat kebiasaan berbagi informasi. Namun di sisi lain, sebagian siswa masih menunjukkan kecenderungan pasif ketika terlalu bergantung pada hasil AI. Dengan demikian, diperlukan peran guru sebagai pengatur kondisi eksternal agar penggunaan AI tidak hanya mempercepat proses belajar, tetapi juga menumbuhkan kemandirian dan refleksi berpikir siswa.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HM Sociology</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Sosiologi FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>