<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Tingkat Problematika Guru dalam Mengintegrasikan Pembelajaran Biologi dengan Islam di Madrasah Aliyah se-Kabupaten Padang Pariaman</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Siti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sahara</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran di Madrasah Aliyah. Pembelajaran biologi di madrasah tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman ilmiah murid, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual melalui pengaitan konsep-konsep biologi dengan ajaran Islam. Namun, dalam praktiknya integrasi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemahaman guru tentang integrasi, kurangnya pelatihan, terbatasnya bahan ajar integratif, serta perbedaan latar belakang pendidikan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat problematika guru dalam mengintegrasikan pembelajaran biologi dengan Islam di Madrasah Aliyah se-Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh guru biologi Madrasah Aliyah se-Kabupaten Padang Pariaman yang berjumlah 11 orang dari 8 madrasah. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa angket dengan skala Likert yang terdiri dari 60 butir pernyataan yang telah divalidasi. Data dianalisis dengan menghitung indeks persentase untuk menentukan kriteria tingkat problematika guru. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat problematika guru dalam mengintegrasikan pembelajaran biologi dengan Islam di Madrasah Aliyah se- Kabupaten Padang Pariaman berada pada kategori tinggi dengan kriteria bermasalah, dengan rerata persentase 77,38%. Persentase tertinggi terdapat pada aspek pemahaman guru tentang integrasi sebesar 83,44%, sedangkan persentase terendah terdapat pada aspek dukungan teknologi dan digitalisasi materi sebesar 71,97%. Kesimpulannya, guru menghadapi berbagai kendala dalam pelaksanaan integrasi pembelajaran biologi dan Islam. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, penyediaan bahan ajar integratif, serta dukungan teknologi agar integrasi pembelajaran dapat terlaksana secara lebih optimal.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:classification authority="lcc">QH301 Biology</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri padang;Pdd. BIOLOGI FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>