<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Optimalisasi Penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Makanan dan/atau Minuman Oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Padan</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Chefy Rizki</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ananda</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Makanan dan/atau Minuman Oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Padang. Penelitian ini dilakukan di Badan Pendapatan Daerah kota Padang yang berlokasi di Jl. Sawahan No. 50, Sawahan Timur, Kel. Padang Timur, Kota Padang. Jenis penelitian yang dilakukan pada tugas akhir ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang Optimalisasi Penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu Makanan dan/atau Minuman Oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Padang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Pada penelitian ini, teknik analisis data yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif yang digunakan untuk peninjauan terhadap pengelolaan penerimaan pajak PBJT makanan dan/atau minuman oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Padang. Data yang dikumpulkan dari instansi dan narasumber berupa data pertumbuhan wajib pajak PBJT makanan dan/atau Minuman, data persentase wajib pajak yang bayar dan tidak bayar, serta data target dan realisasi penerimaan PBJT makanan dan/atau Minuman tahun 2020-2024. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa penerimaan pajak PBJT makanan dan/atau Minuman menunjukkan hasil yang positif dan cenderung meningkat setiap tahunnya, terkhusus setelah masa pandemi COVID-19. Dalam proses penerimaan pajak PBJT makanan dan/atau Minuman masih terdapat beberapa kendala, sehingga mempengaruhi persentase penerimaan pajak PBJT makanan dan/atau Minuman. Maka dari itu diperlukan strategi dan upaya dalam dalam meningkatkan penerimaan, seperti memperketat pengawasan, memaksimalkan sosialisasi kepada wajib pajak, dan memperkuat regulasi khususnya pada pelaku usaha lokal yang masih menggunakan sistem pembukuan tradisional.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HG Finance</mods:classification><mods:classification authority="lcc">PJ Pajak</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;D3 Manajemen Pajak FE UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>