<mets:mets OBJID="eprint_47677" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-10-10T05:19:52Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Negeri Padang</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_47677_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Indeks Kerentanan Seismik di Kecamatan Pantai Cermin Menggunakan Data Mikrotremor</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Agustia</mods:namePart><mods:namePart type="family">Agustia</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kecamatan Pantai Cermin merupakan wilayah yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bahaya gempa bumi karena secara geologi berada pada jalur aktif Sesar Besar Sumatra, khususnya Segmen Suliti yang berperan sebagai sumber utama aktivitas tektonik local. Gempa bumi yang cukup besar terjadi pada 6 Maret 2007 di wilayah Solok dan Solok Selatan dengan Magnitudo M6,3 dan M6,4 serta gempa pada 21 Juli 2018 dengan M5,5 berdampak pada kerusakan bangunan dan infrastruktur sebanyak 43,719 unit, salah satu upaya yang dapat menunjukkan kerentanan suatu daerah dengan indeks kerentanan seismik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan seismik di Kecamatan Pantai Cermin. Pengambilan data mikrotremor dilakukan pada 20 titik pengamatan (T1–T20) menggunakan Seismograph Sysmatrack MAE dan Sensor Seismometer S35. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode HVSR (Horizontal to Vertical Spectral Ratio) menggunakan software EasyHVSR untuk menghilangkan noise pada data dan melihat nilai frekuensi dominan (�₀) serta nilai amplifikasi (�₀), yang kemudian dihitung untuk memperoleh indeks kerentanan seismic (��). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai frekuensi dominan di wilayah penelitian berkisar antara 0,5 Hz hingga 10 Hz, sedangkan nilai faktor amplifikasi berada pada kisaran 1,53 hingga 2,85 yang termasuk dalam kategori amplifikasi rendah. Nilai indeks kerentanan seismik (��) menunjukkan variasi spasial dan diklasifikasikan ke dalam tiga tingkat kerentanan, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Zona dengan tingkat kerentanan seismik sedang berada antara 1,25 hingga 1,76 mendominasi sebagian besar wilayah penelitian, sementara zona dengan kerentanan tinggi berada pada rentang 4,33 hingga 7,02 terkonsentrasi pada beberapa lokasi tertentu yang dicirikan oleh nilai frekuensi dominan rendah dan faktor amplifikasi yang relatif lebih tinggi. Kondisi ini mengindikasikan adanya heterogenitas sifat geologi bawah permukaan yang berpengaruh terhadap respon seismik lokal. Dengan demikian, Kecamatan Pantai Cermin memiliki Tingkat kerentanan seismic yang tidak merata, sehingga hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan mitigasi bencana gempa bumi, penataan ruang berbasis risiko, serta pengembangan infrastruktur yang adaptif terhadap kondisi seismik lokal.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">G Geography (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Fisika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_47677"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_47677_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repository Universitas Negeri Padang the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repository Universitas Negeri Padang does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repository Universitas Negeri Padang is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file OWNERID="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47677/1/final_6_Agustia_21034001_5490_2026.pdf" SIZE="3019793" ID="eprint_47677_92788_1" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat xlink:type="simple" xlink:href="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47677/1/final_6_Agustia_21034001_5490_2026.pdf" LOCTYPE="URL"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_47677_mods" ADMID="TMD_eprint_47677"><mets:fptr FILEID="eprint_47677_document_92788_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>