<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Komunikasi Internal dan Team Work terhadap&#13;
Kinerja Karyawan di Natra Bintan, a Tribute&#13;
Portfolio Resort</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Akmal</mods:namePart><mods:namePart type="family">Irsan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi internal dan kerja tim terhadap kinerja karyawan di Natra Bintan, a Tribute Portfolio Resort. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya peran industri perhotelan dalam menunjang sektor pariwisata melalui penyediaan akomodasi dan layanan berkualitas yang memengaruhi kepuasan tamu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan kausal-asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh 90 karyawan dari berbagai departemen yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan SPSS versi 26 dengan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal memperoleh skor rata-rata sebesar 4,30 dan kerja tim sebesar 4,38, keduanya berada pada kategori “sangat baik,” sedangkan kinerja karyawan mencapai rata-rata 4,53 dengan kategori “sangat baik.” Analisis regresi menunjukkan bahwa kerja tim berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien regresi sebesar 0,868 dan nilai signifikansi &lt; 0,05. Sementara itu, komunikasi internal meskipun memiliki skor tinggi, tidak berpengaruh signifikan secara statistik dengan koefisien sebesar 0,140 dan nilai signifikansi &gt; 0,05. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 76,6% variasi kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa kerja tim menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan kinerja di sektor perhotelan, sehingga manajemen perlu memperkuat kolaborasi, membangun kepercayaan, dan menciptakan keamanan psikologis, disertai sistem komunikasi yang terstruktur dan inklusif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HD28 Management. Industrial Management</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025-08-28</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Manajemen Perhotelan FPP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>