%D 2025 %T Implementasi Kebijakan Program Pasar Pangan Segar Aman (Pas Aman) dalam Meningkatkan Keamanan Kualitas Pangan di Pasar Alai, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang %L repounp47545 %X Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Program Pasar Pangan Segar Aman (PAS AMAN) dalam meningkatkan keamanan kualitas pangan di Pasar Alai, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Program PAS AMAN merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan mewujudkan pasar tradisional yang bersih, sehat, dan menyediakan pangan segar yang aman dikonsumsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang meliputi pejabat Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, Dinas Pangan Kota Padang, Dinas Kesehatan Kota Padang, pengelola pasar, serta pedagang di Pasar Alai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program PAS AMAN di Pasar Alai secara umum telah berjalan cukup baik. Keberhasilan pelaksanaan program didukung oleh faktor-faktor seperti adanya dasar hukum yang jelas, komitmen dan koordinasi lintas instansi pemerintah, serta meningkatnya kesadaran sebagian pedagang terhadap pentingnya keamanan pangan. Namun demikian, masih terdapat sejumlah hambatan, antara lain keterbatasan fasilitas pendukung di lingkungan pasar, kurangnya pemahaman sebagian pedagang tentang program PAS AMAN, serta kebiasaan lama pedagang yang sulit diubah. Berdasarkan analisis teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn, efektivitas pelaksanaan PAS AMAN dipengaruhi oleh kejelasan standar dan tujuan kebijakan, ketersediaan sumber daya, pola komunikasi antarinstansi, kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta sikap pelaksana dan penerima kebijakan. Untuk meningkatkan efektivitas program, diperlukan langkah strategis seperti peningkatan sosialisasi, penyediaan sarana pendukung yang memadai, serta pengawasan dan pembinaan berkelanjutan terhadap pedagang. %I Universitas Negeri Padang %A Helena Yolanda Putri