<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Penggunaan Terapi Musik dan Aromaterapi terhadap Tingkat Relaksasi Pelanggan SPA Asnita Salon SPA &amp; Beauty Care Kabupaten Pasaman Barat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Salsabilla Saqina Putri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Alasta</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat modern akan relaksasi sebagai upaya mengurangi stres dan menjaga kesehatan mental. Perawatan SPA, khususnya dengan integrasi terapi musik dan aromaterapi, diyakini mampu memberikan manfaat fisik dan psikologis yang optimal. Namun, efektivitas penerapan kedua metode ini terhadap peningkatan relaksasi pelanggan masih memerlukan pembuktian empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi musik dan aromaterapi pada perawatan SPA terhadap tingkat relaksasi pelanggan Asnita Salon SPA &amp; Beauty Care Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasional. Populasi penelitian ini yaitu pelanggan Asnita Salon SPA &amp; Beauty Care Kabupaten Pasaman Barat. pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 64 responden berusia 20–55 tahun yang dipilih dari pelanggan salon, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form dan diukur menegunakan skala likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data penelitian ini yaitu mentabulasi data dan deskripsi data. Uji persyaratan analisis yang dilakukan yaitu uji normalitas, uji linearitas dan uji regresi linear berganda untuk pengujian hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) variabel terapi musik berada pada kategori sangat baik dengan persentase 84,72%, 2) variabel aromaterapi juga berada pada kategori sangat baik dengan persentase 85,23%, 3) tingkat relaksasi pelanggan mencapai 85,50%. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua variabel bebas memberikan dampak positif signifikan terhadap peningkatan relaksasi, 4) kontribusi variabel Terapi Musik dan Aroma Terapi terhadap Tingkat Relaksasi adalah sebesar 70,4%. Sisanya terdapat variasi sebesar 29,6% pada Tingkat Relaksasi yang dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutkan pada penelitian ini. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah memperluas jumlah sampel, menambahkan variabel lain yang relevan, serta memperluas objek penelitian agar hasil yang diperoleh lebih komprehensif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">H Social Sciences (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025-09-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Tata Rias dan Kecantikan FPP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>