@phdthesis{repounp47513, month = {May}, title = {Penerapan K-Medoids untuk Mengelompokkan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat Berdasarkan Produksi Tanaman Pangan}, school = {Universitas Negeri padang}, year = {2025}, author = {Nurhayati, Nurhayati}, keywords = {PRODUKSI TANAMAN PANGAN, ANALISIS CLUSTER, K-MEDOIDS, SILHOUETTE COEFFICIENT}, abstract = {Provinsi Sumatera Barat memiliki peranan penting dalam sektor pertanian, khususnya dalam produksi tanaman pangan seperti padi, jagung dan ubi kayu. Namun, pada tahun 2024 terjadi penurunan hasil produksi dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini mendorong perlunya pengelompokan wilayah berdasarkan karakteristik produksi untuk mengidentifikasi potensi masing-masing daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat berdasarkan produksi tanaman pangan dengan analisis cluster menggunakan algoritma K-Medoids. K-Medoids adalah salah satu algoritma clustering yang mengelompokkan objek ke dalam sejumlah cluster dengan menggunakan medoid sebagai pusat cluster. Prosesnya dimulai dengan pemilihan medoid awal, pengelompokan berdasarkan jarak Euclidean terdekat, perhitungan total jarak, dan penentuan medoid baru hingga diperoleh hasil clustering yang optimal. Untuk menentukan jumlah cluster optimal, penelitian ini menggunakan metode Silhouette Coefficient. Data yang digunakan berupa produksi padi, jagung, dan ubi kayu tahun 2024 yang diperoleh dari website Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat. Hasil dari penelitian ini membentuk tiga cluster. Cluster pertama terdiri dari 11 kabupaten/kota yaitu Kepulauan Mentawai, Sijunjung, Solok Selatan, Dharmasraya, Padang, Kota Solok, Sawahlunto, Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, Pariaman yang memiliki produksi padi, jagung dan ubi kayu rendah. Cluster kedua terdiri dari 7 kabupaten/kota yaitu Pesisir Selatan, Kab Solok, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Lima Puluh Kota, Pasaman dengan produksi padi dan ubi kayu tinggi serta produksi jagung sedang. Sedangkan cluster ketiga hanya terdiri dari 1 kabupaten/kota yaitu Pasaman Barat yang memiliki produksi jagung tinggi serta produksi padi dan ubi kayu sedang.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47513/} }