@phdthesis{repounp47486, month = {April}, title = {Analisis Pengaruh Variasi Diameter Pipa dan Posisi Take-In Probe terhadap Karakteristik Aliran Fluida pada Sistem Perpipaan Automatic Sampler Crude Oil Menggunakan Metode CFD.}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2026}, author = {Saputra, Hermawan}, keywords = {AUTOMATIC SAMPLER, CRUDE OIL, DIAMETER PIPA, TAKE-IN PROBE, CFD, PRESSURE DROP, WALL SHEAR STRESS.}, abstract = {Proses pengambilan sampel minyak mentah (crude oil) pada sistem perpipaan automatic sampler memerlukan karakteristik aliran yang stabil agar sampel yang diperoleh bersifat representatif. Permasalahan yang terjadi pada sistem adalah tingginya viskositas fluida yang menyebabkan peningkatan pressure drop dan penurunan performa pompa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi diameter pipa dan perubahan posisi take-in probe terhadap karakteristik aliran fluida pada sistem perpipaan automatic sampler crude oil menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan perangkat lunak ANSYS Fluent 2025 R1. Variasi diameter pipa yang digunakan yaitu 1 inci, 2 inci, dan 3 inci dengan variasi sudut posisi probe 90o dan 45o. Parameter yang dianalisis meliputi pressure drop, wall shear stress, dan bilangan Reynolds. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semakin besar diameter pipa maka nilai pressure drop semakin menurun. Nilai pressure drop tertinggi diperoleh pada pipa 1 inci sudut 90o sebesar 142.651,7 Pa, sedangkan nilai terendah terjadi pada pipa 3 inci sudut 45o sebesar 7.846,6 Pa. Nilai wall shear stress maksimum tertinggi diperoleh pada pipa 1 inci sudut 90o sebesar 70,88 Pa dan terendah pada pipa 3 inci sudut 45o sebesar 20,82 Pa. Hasil bilangan Reynolds menunjukkan seluruh variasi aliran berada pada kondisi laminar dengan nilai Reynolds berkisar antara 65-127. Pipa 3 inci dengan sudut 45o menghasilkan distribusi aliran yang lebih stabil, pressure drop lebih rendah, dan homogenitas aliran yang lebih baik dibandingkan konfigurasi lainnya. Berdasarkan hasil tersebut, konfigurasi pipa 3 inci dengan posisi take-in probe 45o dinilai sebagai konfigurasi paling optimal untuk sistem automatic sampler crude oil}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47486/} }