%D 2026 %T Pengaruh Penggunaan Abu Sekam Padi dan Bubuk Tanah Liat sebagai Media Pendingin pada Proses Post Weld Heat Treatment (PWHT) terhadap Kekerasan dan Ketangguhan Impak Hasil Las SMAW pada Material Baja SS400 %L repounp47473 %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi media pendingin pada proses Post Weld Heat Treatment (PWHT) terhadap sifat mekanik hasil las SMAW pada baja SS400. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana media pendingin alternatif memengaruhi nilai kekerasan dan ketangguhan impak, serta hubungan keduanya setelah perlakuan panas. Penelitian dilakukan dengan proses pengelasan SMAW yang dilanjutkan dengan PWHT, menggunakan variasi media pendingin berupa abu sekam padi, tanah liat, dan udara. Pengujian yang dilakukan meliputi uji kekerasan dan ketangguhan impak, kemudian data dianalisis menggunakan One-Way ANOVA dan uji lanjut Tukey. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendinginan udara menghasilkan kekerasan tertinggi hingga 80,10 HRB pada weld metal, sedangkan media abu sekam padi dan tanah liat menghasilkan nilai yang lebih rendah. Sebaliknya, nilai ketangguhan impak tertinggi diperoleh pada tanah liat sebesar 1,175 J/mm², diikuti abu sekam padi sebesar 1,107 J/mm², dan terendah pada udara sebesar 0,845 J/mm². Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan media pendingin berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik. Dapat disimpulkan bahwa media pendingin pasca PWHT berperan dalam menentukan keseimbangan antara kekerasan dan ketangguhan impak sambungan las. Pendinginan pasca PWHT yang lebih lambat cenderung meningkatkan ketangguhan, sedangkan pendinginan cepat meningkatkan kekerasan. Hasil ini dapat dijadikan pertimbangan dalam pemilihan metode pendinginan pada proses PWHT untuk meningkatkan kualitas sambungan las %K SMAW, PWHT, MEDIA PENDINGIN, KEKERASAN, KETANGGUHAN IMPAK, SS400. %I Universitas Negeri Padang %A Angga Hermawansyah